• Sisi Manusiawi di Balik Sosok Guru

    Pendidikan

    Sisi Manusiawi di Balik Sosok Guru

    Kisah reflektif tentang suka duka profesi guru modern.

    Membongkar formalitas kelas dengan menyuguhkan gerutu, pengorbanan, dan pergulatan batin pendidik sebagai manusia biasa secara jujur.

    Read More
  • Puisi Reflektif Tiang Gantungan

    Puisi

    Puisi Reflektif Tiang Gantungan

    Sajak kontemplatif, metafora penghakiman nurani, dan kritik sosial-edukasi.

    69 puisi pendek yang padat dan paradoksial sebagai ruang jeda kontemplatif untuk menginterogasi moralitas zaman, ironi kekuasaan, serta hakikat kemanusiaan.

    Read More
  • Analisis Makna Hidup Albert Camus

    Eksistensi

    Analisis Makna Hidup Albert Camus

    Analisis mendalam eksistensialisme tokoh utama dalam novel The Plague.

    Mengupas pandangan Albert Camus mengenai absurditas, pemberontakan, dan pencarian makna hidup manusia di tengah penderitaan dunia tanpa melibatkan kehadiran Tuhan.

    Read More
  • Matahari di Ujung Jalan

    Cerpen

    Matahari di Ujung Jalan

    Potret humanis masyarakat marginal, resolusi konflik domestik, manifestasi fiksi edukatif.

    11 cerita pendek realis menangkap ketangguhan mental kaum akar rumput serta elegi ruang domestik lewat tutur bahasa yang ringan dan sarat empati.

    Read More

Kesatria Kristus

Kesatria Kristus

Spesifikasi

Kode: 640002
Judul: Kesatria Kristus
Penulis: Agnes Natalia
Tahun Terbit: 2026
Tebal: 28 (0+28) halaman
Ukuran: 14.8x21 cm
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Kesatria Kristus adalah buku cerita anak yang mengajak pembaca usia sekolah dasar memahami bahwa menjadi pengikut Kristus bukan hanya tentang menghafal doa atau rajin pergi ke gereja, tetapi terutama tentang menghadirkan kasih Tuhan melalui tindakan-tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Tokoh utama dalam cerita ini adalah Santo, seorang anak kelas 4 SD yang mengidolakan Tuhan Yesus. Ketika mendapat tugas sekolah untuk menulis karangan tentang tokoh idola, Santo merasa ragu. Ia khawatir akan ditertawakan teman-temannya yang lebih mengagumi tokoh-tokoh pahlawan atau atlet terkenal. Melalui percakapan hangat bersama Mama dan bimbingan Miss Sisil, guru agamanya, Santo belajar bahwa tidak ada yang perlu disembunyikan ketika memilih Tuhan Yesus sebagai teladan hidup. Justru dari pilihan itulah ia diajak membuktikan imannya melalui perbuatan nyata.

Sejak saat itu, Santo berusaha menjadi seorang Kesatria Kristus. Ia mulai mempraktikkan nilai-nilai Kristiani dalam berbagai kesempatan: menolong teman yang terjatuh, berbagi makanan dengan sahabat yang membutuhkan, menjaga kebersihan lingkungan, membantu adik belajar, serta meringankan pekerjaan di rumah. Semua tindakan itu dilakukan bukan untuk mendapat pujian, melainkan sebagai wujud kasih kepada Tuhan dan sesama.

Dengan alur yang sederhana, dialog yang hangat, dan situasi yang dekat dengan kehidupan anak-anak, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk menjadi pahlawan kebaikan. Kebaikan tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar atau luar biasa, tetapi justru melalui kepedulian, kejujuran, keberanian, tanggung jawab, dan kasih yang diwujudkan setiap hari.

Selain menghibur, Kesatria Kristus juga membantu menanamkan nilai-nilai karakter seperti empati, kepedulian sosial, disiplin, kerja sama, rasa syukur, serta penghormatan kepada orang tua, guru, dan sesama. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui cerita yang mengalir alami sehingga mudah dipahami dan diteladani oleh anak-anak.

Buku ini sangat cocok dibaca secara mandiri oleh anak usia 7–10 tahun maupun didampingi orang tua, guru, guru Sekolah Minggu, atau pendamping iman sebagai bahan refleksi dan diskusi bersama. Ceritanya dapat menjadi sarana untuk mengajak anak mengenali berbagai kesempatan berbuat baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar.

Melalui kisah Santo, pembaca diajak menyadari bahwa setiap tindakan kasih, sekecil apa pun, memiliki arti yang besar di hadapan Tuhan. Menjadi Kesatria Kristus bukanlah tentang menjadi yang paling hebat, melainkan tentang memiliki hati yang berani mengasihi, setia berbuat baik, dan terus berusaha mengikuti teladan Yesus dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar Isi

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!