• Eksistensi

    Analisis Makna Hidup Albert Camus

    Analisis mendalam eksistensialisme tokoh utama dalam novel The Plague.

    Mengupas pandangan Albert Camus mengenai absurditas, pemberontakan, dan pencarian makna hidup manusia di tengah penderitaan dunia tanpa melibatkan kehadiran Tuhan.

    Read More
  • Spiritual

    Bulan Bertengger di Balik Jendela

    Kontemplasi teologis, visi literasi pendidikan, dan elegi rindu keluarga.

    Merajut keheningan doa kristiani, dedikasi pedagogi, hingga refleksi domestik yang hangat dan bersahaja.

    Read More
  • Demistifikasi

    Frater Keluar Karena Cewek?

    Bedah terbuka formasi seminari, pemurnian panggilan, dan stigma mantan frater.

    Menguliti realitas di balik tembok biara, menepis stigma miring lewat kejujuran ziarah batin, dan menemukan spiritualitas layan tanpa jubah.

    Read More
  • Visioner

    Gagasan Pendidikan Global

    Redefinisi kompetensi pendidik, ekosistem literasi kritis, dan reformasi karakter.

    Merumuskan arah baru pendidikan berbasis etika demi melahirkan generasi cerdas berintegritas menghadapi disrupsi global.

    Read More

Melajulah Perahuku

Melajulah Perahuku: Kumpulan Puisi

Spesifikasi

Kode: 120054
Judul: Melajulah Perahuku: Kumpulan Puisi
Penulis: Alfonsus Adriva Putra Kristian, Antonius Joni Kurniawan, Asmita Sophiana Sakarebau, Benedicta Gendhis Renggani Pulungati, Brigita Lustin Juniten Ernesia, Carissa Indah Nathania, Christophorus Mahesa Bumi Panjalu Jati, Devin Kenjiro Rambe, Dionicia Kalista Anggraeni, Dominikus Ekalavya Calvin Wijaya, Eduardus Erigio, Eleonora Aurel Radya, Elisabet Ajeng Cesapuspita, Everest Wira Pragata, Felicitas Calysta Maharani, Fransisca Vicka Natalia, Fransiska Lenny Triningsih, Gabriel Bintang Aditama, Gabriela Kenyoarum Gilangharjo, Gerardus Brian Pradana, Gregorius Dimas Yasmintoro, Gregorius Herly Pranadingrat, Gregorius Lalang Rahadian, Inigo Lopes Erlangga Saputa, Isidorus Dyren Putra Budi R, Jouvani Jiwo Pambudi, Kristi Kiara Widiastuti, Laurentius Mauritio Crisonja, Lionel Lalo, Marcelinus Adrian Jova Mahardika, Maria Nathanaela Lalita Ariadenta, Marie Louise Dwi Anjani, Mario Bernad Oscar Putra, Martha Yuniar Purwaningsih T, Mary Louise Devika Hamesadenta, Matheus Haryo Widyawan, Michele Angelica Trihatma, Mikael Ardi Wibawa Yahusuta , Naysila Riski Istriyanti, Nikolaus Rossi, Octavianus Argy Aryanto, Octavianus Puspo Saputro, Pascha Mariana, Rafael Yama Alfianto, Rehin Setya Rahardian, Roswita Renita Putri, Stefanie Nindya Christy, Stefanus Tyan Wardani, Theresia Shinta Bella, Veronika Karmisa Siritoitet, Yohana Ririn Lestari, Yohanes Kalvin Harryanto, Yoseph Anugerah Agung Nuralam, Yosua Imanuel Loloangin, Yustinus Awang Jati Prasetyo,
Tahun Terbit: 2021
ISBN: 978-623-7421-45-0
eISBN: -
ISBN PDF: -
Tebal: 68 (x+58) halaman
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !

Deskripsi

Melajulah Perahuku – Riak Doa dan Harapan dari Balik Bangku Sekolah

Buku berjudul "Melajulah Perahuku" adalah sebuah karya sastra yang lahir dari kemurnian hati anak-anak SD Kanisius Kanutan. Buku setebal 68 halaman ini merupakan kumpulan puisi kolektif yang disusun oleh puluhan siswa dengan bimbingan penuh kasih dari kepala sekolah dan para guru. Di bawah naungan semangat Santo Petrus Kanisius, buku ini hadir sebagai bukti bahwa di tengah padatnya aktivitas belajar, dengan pertolongan Tuhan, kreativitas dan spiritualitas tetap dapat tumbuh dan membuahkan hasil yang indah.

Puisi-puisi dalam buku ini bukan sekadar susunan kata, melainkan refleksi jujur anak-anak dalam mensyukuri karya Allah melalui keseharian mereka. Melalui bait-bait yang sederhana namun mendalam, pembaca diajak untuk melihat dunia dari perspektif seorang anak yang sedang mengalami sentuhan kasih dan penanaman nilai-nilai karakter yang kuat.

Eksplorasi Tema dan Kebeningan Rasa:

Aku dan Sekolahku (Identitas dan Kebanggaan):
Dalam bagian ini, siswa seperti Gregorius Dimas dan Naysila Riski mengekspresikan rasa bangga mereka sebagai "Anak Kanisius". Sekolah tidak hanya dilihat sebagai gedung tempat belajar, tetapi sebagai "Sahabat" dan tempat mereka ditempa untuk menjadi pribadi yang hebat. Puisi bertajuk "Santo Petrus Kanisius" menunjukkan bagaimana nilai-nilai keteladanan santo pelindung telah meresap ke dalam imajinasi dan semangat belajar mereka.

Aku dan Lingkunganku (Koneksi dan Syukur):
Anak-anak menunjukkan kepekaan yang luar biasa terhadap sekitarnya. Dari kegembiraan merawat "Ikan Cupang" milik Lionel Lalo hingga penghormatan mendalam kepada sosok ayah dan ibu, bagian ini memotret hubungan timbal balik antara anak dengan alam dan orang-orang terkasih. Guru digambarkan sebagai "Pelita" dan "Sumber Ilmu", mencerminkan rasa hormat yang tulus atas bimbingan yang mereka terima.

Aku di Masa Pandemi (Resiliensi dan Pengharapan):
Ditulis dalam situasi global yang menantang, tema ini menangkap kerinduan kolektif anak-anak untuk kembali belajar bersama teman-teman di sekolah. Puisi-puisi seperti "Pergilah Corona" dan "Kami Rindu" menjadi doa-doa kecil yang mengharukan, menunjukkan sisi resiliensi anak-anak dalam menghadapi ketidakpastian dengan tetap memelihara harapan.

Kesimpulan: Spiritualitas Kanisian sebagai Kompas Misi Hidup
Puncak dari buku "Melajulah Perahuku" adalah penemuan misi hidup sebagai wujud spiritualitas yang dipeluk sejak dini. Melalui kegiatan menulis puisi, para siswa dilatih untuk jujur terhadap diri sendiri, sportif, dan senantiasa memiliki semangat untuk mengasihi. Mereka tidak hanya belajar merangkai rima, tetapi belajar mengejawantahkan spiritualitas Santo Petrus Kanisius dalam tindakan nyata: yaitu menghargai setiap detik waktu sebagai kesempatan untuk melayani Tuhan.

Spiritualitas dalam buku ini ditemukan dalam kemampuan anak-anak untuk bersyukur di segala situasi. Para guru dan orang tua diajak untuk memahami bahwa misi pendidikan sejati bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan pembentukan karakter kreatif yang memampukan anak menemukan jati diri mereka sebagai citra Allah.

Buku ini menjadi inspirasi yang tak kunjung henti bagi masyarakat luas tentang bagaimana literasi dapat digunakan sebagai alat pembentukan jiwa. Dengan membiarkan "perahu" kreativitas anak-anak ini melaju, kita sedang mendukung sebuah generasi untuk berlayar menuju masa depan dengan kompas iman, kecerdasan, dan kasih yang tulus. Sebuah karya yang hangat, jujur, dan sangat menguatkan bagi siapa saja yang peduli pada dunia pendidikan.

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !

Daftar Isi

  • Sambutan Kepala Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta ~ Nur Sukapti .... v
  • Kata Pengantar dari Kepala Sekolah ~ R.N.D Krisnawati, S.S. .... vii
  • Daftar Isi .... ix
  • Aku dan Sekolahku .... 1
  • Bangga pada Sekolah ~ Gregorius Dimas Yasmintara .... 2
  • Sekolah Kanisius Tercinta ~ Naysila Riski Istriyanti .... 3
  • Aku Bangga Jadi Anak Kanisius ~ Yoseph Anugerah Agung Nuralam .... 4
  • Teladan Kami ~ Veronika Seritoitet Karmisa .... 5
  • Santo Petrus Kanisius ~ Gabriel Bintang Aditama .... 6
  • Sekolahku ~ Gabriela Kenyoarum Gilangharjo .... 7
  • Sekolahku Kucinta ~ Carissa Indah Nathania .... 8
  • Sekolahku Selalu di Hatiku ~ Alfonsus Adriva Putra Kristian .... 9
  • Aku Bangga Padamu ~ Gerardus Brian Pratama .... 10
  • Aku Anak Kanisius ~ Dionicia Kalista Anggraeni .... 11
  • Anak Kanisius Hebat ~ Fransiska Lenny Triningtyas .... 12
  • Sekolah Sahabatku ~ Pascha Mariana .... 13
  • Semangat Anak Kanisius ~ Yohana Ririn Lestari .... 14
  • Sekolah Kebanggaanku ~ Stefanie Nindya Christy .... 15
  • Sekolah Pilihanku ~ Dominicus Ekalavya Calvin Wijaya .... 16
  • Kanisius Sekolah Terbaikku ~ Octavianus Argy Artanto .... 17
  • Kanisius Tercinta ~ Jouvani Jiwo Pambudhi .... 18
  • Aku Suka ~ Rafael Yama Alfianto .... 19
  • Semangatku ~ Felicitas Callysta Maharani .... 20
  • Sekolahku Akan Kukenang Selalu ~ Mikhael Ardi Wibawa Yahusuta .... 21
  • Aku Ditempa ~ Theresia Shinta Bella .... 22
  • Semangat Belajar Demi Masa Depan ~ Antonius Joni Kurniawan .... 23
  • Semangat Anak Kanisius ~ Mary Louise Devika Hamasadenta .... 24
  • Kanisius Sekolahku ~ Everest Wira Pragata .... 25
  • Sekolahku ~ Roswita Renita Putri .... 26
  • Sekolahku Semangatku ~ Yosua Imanuel Loloangin .... 27
  • Sekolahku ~ Marcelinus Adrian Jova Mahardika .... 28
  • Sekolahku Kukenang Selalu ~ Marie Louis Dwi Anjani .... 29
  • Kenangan di Sekolah ~ Maria Nathaniela Lalita Ariadenta .... 30
  • Kelasku ~ Kristi Kiara Widhiastuti .... 31
  • Terima Kasih Kanisius ~ Eleonora Aurel Radya Natanaela .... 32
  • Aku dan Lingkunganku .... 33
  • Bunga di Taman ~ Rehin Setya Rahardian .... 34
  • Tamanku ~ Fransisca Vicka Natalia .... 35
  • Ayam Pakoyku ~ Nikolaus Rossi .... 36
  • Ikan Cupang ~ Lionel Lalo .... 37
  • Kebanggaanku ~ Isidorus Diren Putra Budi Respati .... 38
  • Ibu ~ Brigita Lustin Jeniten Ernesia .... 39
  • Ayah ~ Inigo Lopes Erlangga Putra .... 40
  • Guruku Hebat ~ Mateus Haryo Widyawan .... 41
  • Tanah Airku ~ Gergorius Herly Pranjadingraat .... 42
  • Indonesia Tercinta ~ Stefanus Tyan Wardani .... 43
  • Buku ~ Gregorius Lalang Rahardian .... 44
  • Untuk Ayah ~ Asmita Sophiana Sakarebau .... 45
  • Buku Sumber Ilmu ~ Yohanes Kalvin Harryanto .... 46
  • Guruku ~ Octavianus Puspo Saputra .... 47
  • Guruku Pelitaku ~ Elisabet Ajeng Cesapuspita .... 48
  • Aku di Masa Pandemi .... 49
  • Kami Rindu ~ Martha Yuniar Purwaningrum Trisnayani .... 50
  • Harapanku ~ Devin Kenjiro Rambe .... 51
  • Wabah Covid-19 ~ Benedicta Gendhis Renggani Pulungati .... 52
  • Virus Corona ~ Yustinus Awang Jati Prasetya .... 53
  • Pergilah Corona ~ Christophorus Mahesa Bumi .... 54
  • Bersama Lawan Corona ~ Mario Bernad Oscar Putra .... 55
  • April dan Corona ~ Michele Angelica Trihatma .... 56
  • Pandemi ~ Eduardus Erigio .... 57
  • Saatnya Nant ~ Laurentius Mauritio Crisonja .... 58

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !