• Perempuan

    Novel Bahasa Jawa Sekar Ratri

    Potret ketangguhan wanita Jawa, dinamika batin, dan kemandirian ekonomi.

    Novel berbahasa Jawa karya R.N.D. Krisnawati ini mengisahkan perjuangan Ratri menghadapi rahasia kelam masa lalu keluarga hingga bencana gempa Bantul 2006.

    Read More
  • Domestika

    Membangun Spiritualitas Keluarga

    Ecclesia Domestica, teologi sakramen perkawinan, dan resiliensi rohani.

    Membedah peta jalan taktis pemulihan keluarga Katolik menjadi benteng oase iman yang aktif menginjili di tengah disrupsi zaman modern.

    Read More
  • Manajerial

    Peningkatan Kompetensi Guru

    Formula tutor sebaya, strategi psikologis PMA, panduan taktis diseminasi karya ilmiah.

    Meramu cetak biru manajerial kepala sekolah untuk mengikis hambatan menulis lewat ekosistem pembimbingan egaliter yang berbasis data empiris.

    Read More
  • Cerpen

    Matahari di Ujung Jalan

    Potret humanis masyarakat marginal, resolusi konflik domestik, manifestasi fiksi edukatif.

    11 cerita pendek realis menangkap ketangguhan mental kaum akar rumput serta elegi ruang domestik lewat tutur bahasa yang ringan dan sarat empati.

    Read More

Gerutu Guruku

Gerutu Guruku

Spesifikasi

Kode: 510005
Judul: Gerutu Guruku
Penulis: Felix Kris Alfian
Tahun Terbit: 2024
ISBN: 978-623-7421-67-2
eISBN: 978-623-7421-68-9
ISBN PDF: -
Tebal: 130 (xiv+116) halaman
Harga: Rp65.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !

Deskripsi

Gerutu Guruku – Sisi Manusiawi di Balik Sosok Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Buku "Gerutu Guruku" adalah sebuah antologi reflektif yang ditulis oleh delapan pendidik yang mencoba membongkar dinding formalitas antara guru dan murid. Melalui buku setebal 130 halaman ini, Felix Kris Alfian bersama rekan-rekan penulis lainnya menyuguhkan narasi yang jujur, rapuh, namun sekaligus menguatkan tentang realitas menjadi seorang guru di era modern. Judul "Gerutu Guruku" dipilih bukan untuk mengecilkan martabat profesi ini, melainkan sebagai bentuk pengakuan bahwa guru adalah manusia biasa yang memiliki hati, rasa, dan tentu saja, keluhan.

Buku ini mengajak pembaca untuk melihat melampaui senyum ceria guru di depan kelas. Ada banyak perasaan yang sulit dirumuskan saat seorang guru harus tetap tampil prima meskipun keadaan pribadinya sedang tidak baik-baik saja. Melalui lembaran-lembaran kisahnya, pembaca akan menemukan bahwa di balik panggilan luhur mencerdaskan bangsa, terdapat pergulatan batin yang menarik untuk disimak.

Eksplorasi Pemikiran dalam Buku:

Refleksi Identitas dan Profesi:
Dalam bagian awal, buku ini membedah hakikat seorang pendidik melalui tulisan seperti "100% Pengajar 100% Pelajar" dan "Kamu Guru?". Penulis menekankan bahwa guru bukan hanya pemberi ilmu, tetapi juga pembelajar abadi yang sering kali harus belajar lebih banyak dari muridnya sendiri. Sosok guru digambarkan sebagai "Gurunya Semua Profesi", sebuah peran sentral yang ironisnya sering kali merasa menjadi "Guru yang Terlupakan".

Dinamika Kelas dan Keluhan yang Jujur:
Bagian ini memotret realitas harian yang menguras emosi. Pembaca akan tersenyum kecut membaca kisah tentang "Murid Telat Deadline", "Murid Tak Antusias", hingga "Ujian Lisan" yang menegangkan. Tulisan "Guruku Rumahnya Jauh" memberikan gambaran fisik tentang perjuangan geografis yang harus ditempuh demi pengabdian, sementara "Gerutu" menjadi ruang bagi para penulis untuk melepaskan beban pikiran yang selama ini terpendam di balik meja guru.

Filosofi dan Spiritualitas Pendidik:
Tulisan seperti "Guru dan Panoptikon" memberikan sentuhan kritis-filosofis tentang bagaimana guru diawasi dan mengawasi, sedangkan "Guru yang Berdoa dan Berharap" serta "Bersikap Adil" menunjukkan dimensi spiritual dalam mendidik. Ada sebuah narasi yang sangat kuat dalam judul "GURU = Orang Biasa yang Menjadikan Orang Luar Biasa", yang merangkum esensi dari setiap lelah yang mereka rasakan.

Kenangan dan Hubungan Personal:
Melalui "Pak Sedjo dan Penghapus Papan Tulis" serta "Terkenang Selalu", buku ini membawa kita pada nostalgia masa sekolah. Penulis ingin pembaca membaca buku ini sembari mengingat nama guru-guru mereka sendiri, menghargai setiap pengorbanan yang mungkin dulu tidak terlihat oleh mata seorang murid.

Kesimpulan:
Gerutu Guruku adalah kado indah bagi dunia pendidikan. Ia mengingatkan kita bahwa menghargai guru berarti juga menghargai kemanusiaan mereka—termasuk kelelahan, kegelisahan, dan gerutu mereka. Buku ini layak dibaca oleh para guru agar merasa memiliki teman seperjuangan, serta oleh masyarakat umum dan para murid agar lebih mengerti betapa luar biasanya pribadi-pribadi yang memilih jalan pengabdian ini. Selamat membaca dan menemukan kembali wajah gurumu dalam setiap baris kalimatnya.

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !

Daftar Isi

  • Teman Di Kala Gelisah ~ R. Gunawan Susilowarno,M.Pd .... v
  • Kata-Kata untuk Mengantar .... viii
  • Mengapa Saya Menulis? .... x
  • Daftar Isi .... xiii
  • Kalau Dariku… .... 1
  • 100 % Pengajar 100% Pelajar .... 2
  • Gurunya Semua Profesi .... 5
  • Kamu Guru? .... 7
  • Guru yang Berdoa dan Berharap .... 13
  • Murid Telat Deadline .... 16
  • Pak Sedjo dan Penghapus Papan Tulis .... 18
  • Guru yang Terlupakan .... 21
  • Guru dan Panoptikon .... 24
  • Harapan Tak Terharap .... 40
  • Murid Tak Antusias .... 44
  • Guruku Rumahnya Jauh .... 46
  • Ujian Lisan .... 48
  • Jika Kamu Tidak Hadir ke Gereja, maka Gereja yang Kuhadirkan Kepadamu .... 50
  • Gerutu Guruku .... 53
  • Dari Teman-Temanku .... 57
  • Guruku di Akuarium ~ Rachel Leona Davita Purwanto .... 58
  • Terkenang Selalu ~ Rachel Leona Davita Purwanto .... 62
  • Guru dan Tepa Salira ~ Dian Nugraheni .... 65
  • Aku Dipanggil Guru ~ Maria Regina Eka Jayanti, .... 80
  • GURU= Orang Biasa yang Menjadikan Orang Luar Biasa ~ Agustinus Purnomo .... 88
  • Gerutu ~ Yustinus Cahyadi Tresnantyo .... 96
  • Bersikap Adil ~ Yohanes Suprihatin .... 102
  • Refleksi Menjadi Guru .... 107
  • Akhir Tapi Bukan Terakhir .... 111
  • Refleksi .... 113
  • Tentang Penulis .... 115

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !