• Antologi Cerpen Warisan Azan Subuh

    Cerpen

    Antologi Cerpen Warisan Azan Subuh

    Fragmen kehidupan, dilema rasa, dan potret sosial dunia pendidikan.

    Tujuh penulis perempuan merangkum nilai spiritualitas keluarga, rumitnya hubungan emosional, hingga empati humaniora realitas murid sekolah.

    Read More
  • Menjeda Jagat Memeluk Hakikat

    Jeda

    Menjeda Jagat Memeluk Hakikat

    Catatan batin dan refleksi spiritual kolektif atas pandemi global.

    uku karya 38 penyair Nusantara ini merekam momen dunia saat dipaksa berhenti, menyajikan dilema sekolah daring hingga kesadaran mawas diri lewat untaian sastra.

    Read More
  • Sejarah Rumah Formasi Kolsani

    Formasi

    Sejarah Rumah Formasi Kolsani

    Refleksi historis perkembangan intelektual dan spiritualitas Kolsani.

    Mengupas tuntas transformasi Kolese Santo Ignatius sebagai laboratorium spiritual calon imam dan pusat pemikiran teologi di Indonesia.

    Read More
  • Puisi Pulang ke Rahim Ibu

    Rahim

    Puisi Pulang ke Rahim Ibu

    Ziarah batin intim kaum pendidik merenungkan esensi kedamaian rumah.

    Sembilan penyair merajut metafora kasih ibu, falsafah hidup bersahaja, serta keprihatinan sosial generasi lewat untaian kata yang menyentuh.

    Read More

Aku Senang Bersekolah

Aku Senang Bersekolah

Spesifikasi

Kode: 640001
Judul: Aku Senang Bersekolah
Penulis: Gito & Fahri Arditiya Pratama
Tahun Terbit: 2022
ISBN: 978-623-7421-55-9
Tebal: 24 (-+24) halaman
Ukuran: 21x14.5 cm
Harga: Rp50.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Aku Senang Bersekolah – Menanamkan Karakter Melalui Literasi Sejak Dini

Buku "Aku Senang Bersekolah" adalah sebuah karya literasi yang sangat istimewa dan inspiratif. Keistimewaannya terletak pada proses kreatif di baliknya, di mana buku ini merupakan hasil kolaborasi unik antara seorang pendidik, Gito, M.Pd. (Kepala SDN 2 Watuagung), dengan salah satu muridnya yang berbakat, Fahri Arditiya Pratama. Buku pengayaan ini membuktikan bahwa keterbatasan di masa pandemi tidak menghalangi kreativitas; justru menjadi momentum bagi sekolah untuk mewujudkan ekosistem literasi yang nyata.

Melalui karakter utama bernama Lisa, buku ini menceritakan dinamika kehidupan sehari-hari seorang anak sekolah dasar kelas 2. Narasi yang sederhana namun padat makna ini dirancang khusus sebagai bahan latihan membaca bagi anak-anak usia dini, sekaligus sebagai media penanaman nilai-nilai karakter yang esensial.

Kandungan Edukasi dan Karakter:

Kemandirian dan Kedisiplinan:
Pembaca diajak mengikuti rutinitas Lisa sejak bangun pagi, merapikan tempat tidur sendiri, hingga mandi dan bersiap sekolah. Pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: kemandirian adalah fondasi utama bagi seorang siswa untuk memulai harinya dengan positif.

Nilai Religius dan Pembiasaan Baik:
Buku ini menyisipkan pentingnya aspek spiritual dalam keseharian, seperti menjalankan salat subuh di rumah serta pembiasaan membaca Iqro dan Al-Quran di sekolah. Hal ini mencerminkan upaya sekolah dalam menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.

Keselamatan dan Etika:
Terdapat edukasi mengenai keselamatan berkendara (menggunakan helm saat diantar Ayah) serta pentingnya berpamitan kepada orang tua sebelum berangkat. Di sekolah, Lisa juga belajar tentang tanggung jawab melalui jadwal piket kebersihan kelas.

Kegembiraan Belajar dan Sosialisasi:
Melalui interaksi Lisa dengan Pak Hadi (guru kelas) dan teman-temannya, buku ini membangun citra bahwa sekolah adalah tempat yang ramah, aman, dan menyenangkan. Pelajaran matematika hingga bermain permainan tradisional seperti Gobak Sodor digambarkan sebagai aktivitas yang menyehatkan dan menggembirakan.

Keunggulan Visual:
Disajikan dengan konsep full color dan disertai ilustrasi menarik, buku setebal 24 halaman ini sangat efektif memudahkan anak-anak dalam memahami isi bacaan. Sebagaimana disampaikan oleh Ibu Verawati Joko Sutopo (Ketua TP PKK Wonogiri) dan Bapak Warno, M.Pd. dalam sambutannya, buku ini adalah wujud nyata melek literasi yang sesungguhnya.

Kesimpulan:
Aku Senang Bersekolah bukan sekadar buku pengayaan biasa. Ia adalah simbol keberanian seorang anak (Fahri) untuk berkarya dan komitmen seorang pendidik (Bapak Gito) untuk membimbing. Buku ini sangat direkomendasikan bagi orang tua, guru PAUD/SD, serta koleksi perpustakaan sekolah sebagai referensi bacaan yang mampu menumbuhkan minat baca sekaligus mengimplementasikan pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang ringan dan menyenangkan.

Daftar Isi

  • Kata Pembuka .... 3
  • Prakata .... 4
  • Kata Pengantar .... 5
  • Cerita Lisa .... 7
  • Profil Penulis .... 26
  • Gito .... 26
  • Fahri Arditiya Pratama .... 27

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!