• Descriptive Recount Texts

    Texts

    Descriptive Recount Texts

    Antologi teks otentik interaktif, penguasaan tenses dasar.

    Meramu lebih dari 60 teks kontekstual untuk mengakselerasi pemahaman siswa SMP dalam menguasai genre deskriptif dan kronologis.

    Read More
  • 1000 Pantun Pendidikan

    Pantun

    1000 Pantun Pendidikan

    Merawat tradisi lisan Nusantara lewat pesan edukasi karakter yang jenaka.

    Antologi monumental karya 68 pendidik, merangkum 1.118 pantun edukatif, menyuarakan disiplin belajar, nilai moral, hingga apresiasi budaya secara kreatif.

    Read More
  • Cerpen dan Puisi Anak

    Literasi

    Cerpen dan Puisi Anak

    Penanaman moralitas dini, stimulasi imajinasi puitis, dan pengolahan empati anak.

    Merajut enam cerpen dan 36 puisi sebagai instrumen spiritual dan literasi guna menumbuhkan karakter luhur serta kepekaan estetika anak.

    Read More
  • Refleksi Kemajuan Sains yang Berdampak Ekologis

    Ekoteologi

    Refleksi Kemajuan Sains yang Berdampak Ekologis

    Studi integrasi sains modern, iman, dan krisis lingkungan.

    Bayu Risanto membedah pemikiran Teilhard de Chardin & Robert Spitzer untuk merekonsiliasi kemajuan teknologi dengan tanggung jawab merawat bumi.

    Read More

Ulat Bulu

Ulat Bulu: Kumpulan Puisi Anak 2019 #1

Spesifikasi

Kode: 120023
Judul: Ulat Bulu: Kumpulan Puisi Anak 2019 #1
Penulis: Alpha Mariani, Desrianti, Hesti Dwi Rachmawati, Kristiana Widayanti, Nur Hidayati, P. Nuraeni, Painem, Rabiyatul Adawiyah
Tahun Terbit: 2019
ISBN: 978-623-7421-00-9
Tebal: 86 (viii+78) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Ulat Bulu – Transformasi Kata dan Karakter dari Rahim Literasi Guru

Buku "Ulat Bulu: Kumpulan Puisi Anak 2019 #1" adalah sebuah manifestasi kreatif yang lahir dari semangat kolektif Komunitas Guru Menulis. Sebagai buku ketiga yang dihasilkan oleh komunitas ini, antologi ini menjadi bukti nyata produktivitas dan dedikasi delapan pendidik—Alpha Mariani, Desrianti, Hesti Dwi Rachmawati, Kristiana Widayanti, Nur Hidayati, P. Nuraeni, Painem, dan Rabiyatul Adawiyah—dalam memperkaya khazanah sastra anak di Indonesia. Dengan tebal 86 halaman, buku ini merajut puluhan bait puisi yang menangkap kemurnian dunia anak melalui kacamata para guru yang setiap hari bersentuhan langsung dengan dinamika pertumbuhan mereka.

Judul "Ulat Bulu" membawa filosofi transformasi yang mendalam; seperti ulat yang kelak bermetamorfosis menjadi kupu-kupu yang indah, puisi-puisi dalam buku ini dirancang untuk menjadi sarana transformasi karakter bagi pembaca cilik agar tumbuh menjadi pribadi yang peka, kreatif, dan penuh kasih.

Eksplorasi Tema dan Kebeningan Makna:

Ekosistem Sekolah dan Kejujuran:
Melalui kontribusi Painem dan Rabiyatul Adawiyah, kita diajak berkeliling sekolah melalui puisi bertema "Perpustakaan Sekolahku", "Masjid Sekolahku", hingga sosok "Tukang Kebun Sekolahku". Para penulis ingin menanamkan rasa memiliki dan rasa syukur atas lingkungan pendidikan sebagai rumah kedua. Menariknya, Alpha Mariani menyelipkan pesan moral yang tajam melalui puisi "Menyontek", sebuah upaya persuasif untuk membangun integritas dan kejujuran sejak dini.

Keluarga sebagai Akar Spiritual:
Figur orang tua menjadi tema sentral yang mengharukan. Melalui "Senyum Bunda dalam Keletihan" karya Desrianti atau "Hadiah dari Surga" karya Kristiana Widayanti, anak-anak diajak untuk memahami kedalaman kasih sayang yang sering kali tak terucap. Keluarga diletakkan sebagai fondasi spiritual di mana anak-anak pertama kali belajar tentang cinta dan pengorbanan.

Cinta Tanah Air dan Kepekaan Sosial:
Semangat nasionalisme hadir melalui bait-bait "Pahlawan Bangsaku" dan "Negeriku Indonesia". Guru-guru ini sadar bahwa misi pendidikan bagi bangsa harus dimulai dengan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas tanah air. Selain itu, tema persahabatan dan kepedulian terhadap lingkungan ("Bumiku" karya Hesti Dwi Rachmawati) melatih empati sosial anak agar tidak tumbuh menjadi pribadi yang individualis.

Imaginasi dan Harapan:
P. Nuraeni melalui "Akan Kupetik Bintang" memberikan suntikan semangat bagi anak-anak untuk berani bermimpi besar. Imajinasi anak-anak dijaga agar tetap hidup melalui interaksi dengan alam dan hewan, seperti dalam puisi "Ulat Bulu" dan "Kucing Kecilku".

Kesimpulan: Menemukan Misi Hidup dalam Metamorfosis Karakter
Puncak dari antologi "Ulat Bulu" adalah penemuan misi hidup sebagai wujud spiritualitas yang dipeluk dengan penuh kesadaran oleh para guru. Mereka telah sampai pada pemahaman spiritual bahwa mendidik bukan hanya soal transfer ilmu, melainkan sebuah misi suci untuk membimbing anak-anak melewati masa "ulat" mereka hingga siap terbang dengan sayap karakter yang kuat.

Spiritualitas dalam buku ini ditemukan dalam kemampuan para guru untuk mensyukuri hal-hal kecil; dalam bakso yang bulat, dalam hujan yang turun, hingga dalam nasihat-nasihat lembut yang diselipkan di antara rima. Mereka menghayati bahwa membangun karakter bangsa adalah sebuah ibadah nyata yang dilakukan melalui tulisan yang mencerdaskan.

Buku ini menegaskan bahwa setiap anak adalah "bintang" yang sedang diproses. Dengan membaca dan meresapi bait-bait dalam buku ini, anak-anak diajak untuk menjadi pribadi yang jujur, sportif, dan senantiasa bersyukur ("Lupa Bersyukur"). "Ulat Bulu" bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan sebuah instrumen spiritual yang membantu generasi muda Indonesia menemukan jati diri mereka yang sejati di tengah perjalanan menuju masa depan yang penuh harapan. Sebuah karya yang sangat membumi dan esensial bagi dunia pendidikan kita.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vi
  • Painem .... 1
  • Sekolahku .... 2
  • Buku .... 3
  • Sepak Bola .... 4
  • Sepatu Baru .... 5
  • Taman Sekolahku .... 6
  • Perpustakaan Sekolahku .... 7
  • Sepeda Baru .... 8
  • Ulat Bulu .... 9
  • Bunga Mawar .... 10
  • Teman-Temanku .... 11
  • Tukang Kebun Sekolahku .... 12
  • Masjid Sekolahku (1) .... 13
  • Masjid Sekolahku (2) .... 14
  • Guruku .... 15
  • Ayah .... 16
  • Ibu .... 17
  • Sawah .... 18
  • Bunga Melati .... 19
  • Bulan Purnama .... 20
  • Sahabat .... 21
  • Bakso Bulat .... 22
  • Hujan .... 23
  • Pulang Sekolah .... 24
  • Desrianti .... 25
  • Pesona Tak Pernah Padam .... 26
  • Senyum Bunda dalam Keletihan .... 28
  • Pahlawan Bangsaku .... 30
  • Negeriku Indonesia .... 32
  • Sahabat Sejati .... 34
  • Alpha Mariani .... 36
  • Tak cukup dengan doa .... 37
  • Ibu .... 38
  • Menyontek .... 39
  • Lupa Bersyukur .... 40
  • Cita-Citaku .... 41
  • Neneng Tuti Yuniarti .... 42
  • Ibu .... 43
  • Aku dan Mimpi .... 44
  • Takbir .... 45
  • Nur Hidayati .... 46
  • Kupu-Kupu .... 47
  • Kupu-Kupu .... 48
  • Bunda .... 49
  • Guruku .... 50
  • Kristiana Widayanti .... 51
  • Malaikat Kecil .... 52
  • Hadiah dari Surga .... 54
  • Senyum Matahari .... 55
  • Cahaya Mata .... 56
  • Rabiyatul Adawiyah .... 57
  • Sahabat .... 58
  • Sekolahku .... 59
  • Buku .... 60
  • Taman Sekolahku .... 61
  • Waktu .... 62
  • Hesti Dwi Rachmawati .... 63
  • Ibuku .... 64
  • Belajar .... 65
  • Kucing Kecilku .... 66
  • Sahabatku .... 67
  • Bumiku .... 68
  • P. Nuraeni .... 69
  • Akan Kupetik Bintang .... 70
  • Aku Cetak Kalian .... 71
  • Tamanku yang Asri .... 72
  • Pesonamu Tinggal Kenangan .... 73

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!