Titian Rasa Jembatan Kata

    Spesifikasi
    Judul:Titian Rasa Jembatan Kata
    Penulis:Nira Surya
    Tahun Terbit:2020
    ISBN:978-623-7421-09-2
    Tebal:86 (viii+78) halaman
    Ukuran:14.5x21 cm
    Harga:Rp40.000

    Deskripsi

    Antologi puisi yang kelima karya Nira Surya. Semua puisi yang dihasilkan terinspirasi dari semua peristiwa dalam kehidupan sehari-hari baik dari apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. Puisi ini dibuat di tahun 2018 dan tahun 2019.




    Titian Rasa Jembatan Kata

    Diam saja yang kuterima saat uji melanda jiwa
    Tangis pun tak bersuara hanya sesak di dada
    Sakit menelan duri namun tak bisa dilepas jua
    Banyak hal yang terungkap andai berani berkata

    Tidak ...! Takkan terucap bukan tak bisa
    Rasa menjaga milik orang lain yang berjiwa
    Mencengkeram mulutku diam tak bersuara
    Tuk melepas derita agar tak banyak menelan nestapa hanya doa tanpa tenaga

    Diam dan air mata hanya itu teman setia
    Saat uji melanda banyak kata bermunculan menggoda
    Menyeruak dalam rasa merayu tuk dijalinkan dalam untaian kata
    Hanya kata yang mengerti isi jiwa yang sebenarnya

    Kata yang tak bersuara namun mengandung misteri arti
    Kata yang mewakili gejolak isi hati
    Kata yang jauh dari intervensi dan buat hati jadi bernyanyi
    Kata yang menginspirasi dan mewakili jati diri

    Balikpapan, 3 Desember 2019



    Daftar Isi

    Senandung Laut Biru
    Petualang
    Tentang Ibuku
    Koplak Negara Atas Angin
    Bilur-Bilur Penyesalan
    Izinkan Aku Berhijab
    Duka di Langit Jingga
    Memori Ramadan
    Terakhir
    Istikamah
    Mati Suri
    Punggung Tangan
    Tulang Rusuk
    Kun Alif Mim
    Tenggelam
    Ingatlah
    Misteri Takbir
    Tanpa Batas
    Bunglon
    Pahlawan Milenial
    Jayalah Garudaku
    Kucingku Hilang
    Melacung
    Nasib Burung Enggang
    Tongkonan
    Gersang di September
    Terpancing
    Maaf yang Terlambat
    Pura-Pura Miskin
    Terbungkam
    Terjerembab
    Mendung di Langit Sulteng
    Berbunga
    Patah Sumangat
    Kepo
    Masam
    Bukan Dia Tapi Kamu
    Orang Kaya Sontoloyo
    Rementalis
    Titip Rindu dalam Rinai Hujan
    Kujawab
    Manipulasi Sebuah Hati
    Jangan Terpaksa
    Harga Sebuah Rindu
    Diamput
    Bukan Hampa
    Berakhir
    Lebih Baik Diam
    Titian Rasa Jembatan Kata
    Doa Kesekian
    Terhempas Kandas
    Ke Mana
    50% Saja
    Kayanku
    Tak Harus Berkata

 
 
💬 Chat Live