Tangisan Burung: Kumpulan Puisi Januari 2019 #3

    Spesifikasi
    Judul:Tangisan Burung: Kumpulan Puisi Januari 2019 #3
    Penulis:Aan Dahliani, Abdul Hakim, Aris Arianto, Florentina Yulieka H, Gemma Galgani Ririh Maharsi, Himmatul Hanifa, Lusia Yasinta Meme, Nurryta Basri, Rasuna, Setyawati, Suryana
    Tahun Terbit:2019
    ISBN:978-602-53561-5-5
    Tebal:86 (viii + 78) halaman
    Ukuran:14.5x21 cm
    Harga:Rp40.000

    Deskripsi

    Buku ini menampilkan 60 puisi karya 11 guru. Ini adalah buku kumpulan puisi ketiga di tahun 2019 dan sekaligus buku kedelapan belas yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis.



    Tangisan Burung

    Oleh Lusia Yasinta Meme

    Suara itu terasa merdu
    Jauh di atas batang yang menjulang kerdil
    Terasa ia sedang bernyanyi
    dan menghibur setiap insani
    Tapi, ternyata ia tengah merintih dan merontah
    Sembari mencari tempat untuk berlindung diri.

    Suara itu laksana seruling bambu
    Bersahut merdu, teduh
    Terasa damai terdengar
    Tapi, ternyata ia sedang merana
    Sembari mencari saudara yang hilang entah ke mana

    Suara itu ibarat nada tiga oktaf
    Meraung-raung tinggi di angkasa
    Menggetarkan setiap hati dan raga
    Terasa ada pesta di sana
    Tapi, ternyata ia tengah marah kepada Adam dan Hawa
    Sembari bertanya.
    Mengapa kamu usir keturunanku dari sini?

    Ingin ia sampaikan sesuatu dengan bahasa kaumnya
    Tapi, sayang semua tak paham
    Dan akhirnya sia-sia
    Ia pergi bersama luka hatinya
    Dan terbang bersama seribu pertanyaan
    Yang tak pernah ada jawaban
    karena sebuah keserakahan.

    Watulajar, 16 Desember 2018


    Data penulis dan puisinya:

    Aris Arianto
    Nak
    Selirat Rindu dan Cinta
    Ibu Pertiwi, Peluk Kami
    Sepi
    Asa

    Abdul Hakim
    Terpasung Cinta
    Cokelat Cinta Buat Tersayang
    Terlalu Indah Untuk Dilupakan
    Elegi Cinta Sejati
    Ada Rinduku dalam Tasbihku

    Suryana
    Seandainya Kau Mengerti
    Lebih Baik Diam
    Aku ingin jadi diriku sendiri
    Untukmu ...
    Di tempat ini ...
    My daughter ...
    Di balik senyummu
    Untukmu Manisku
    Jalan Kenangan
    Gadis Kecilku
    Cahaya Hati

    Florentina Yulieka H
    Gadis Berkepang
    Tamu Tengah Malam
    Gereja Tua

    Lusia Yasinta Meme
    Aku Malu
    Pulpen Tak Bertinta
    Tangisan Burung
    Alam Merindu
    Fenomena Aneh

    Himmatul Hanifa
    Tanah Rantau
    Aku dan Kita
    Kamu
    Khilafku
    Jenepontoku

    Rasuna
    Badai
    Sebuah Permainan
    Pupus

    Aan Dahliani
    Serapahku
    Amarah
    Rumah Kita
    Putri Cantikku
    Bosan
    Surat darimu
    Maaf Kukhilaf
    Terserahlah
    Pengikat Kalbu
    Tunaikan kewajiban

    Gemma Galgani Ririh Maharsi
    Hampa
    Tuntutan
    Lukaku
    Setitik Asa

    Setyawati
    Rabbana ... Inikah Rindu?
    Kelam Jingga Sang Dara
    Katakan Bila Tak Mampu
    Hasta Rindu
    Bukan Wonder Women

    Nurryta Basri
    Guruku
    Sang Pembawa Luka
    Emakku
    Penantian Tak Berujung

 
 
💬 Chat Live