|
|
Spesifikasi
| Judul | : | Setangkup Puisi Pandemi Bumi Serambi: Kumpulan Puisi Forum Penulis Kemenag Aceh Timur |
| Penulis | : | Agussalim, S.Pd.I., Dinar Puspita Ayu, S.Pd.I., Dwi Ermayanti, S.Pd., Evi Susilawati, S.Pd, M.Pd., Herdiansah, S.Pd., Gr., Ita Khairani, S.Pd.I., M.Pd., M. Iwan Kurniawan, S.Pd., Miftahul Jannah, S.Pd., Nuraini, S.Ag., Putriana, S.Pd., Retno Purwaningsih, S.Pd.Gr., Sitti Rahmah, S.Pd.I., Syarifuddin S. Malem, S.Pd.I., Yuliati, S.Pd.Gr., Zully Hijah Yanti AD, S.Pd., Gr. |
| Tahun Terbit | : | 2020 |
| ISBN | : | 978-623-7421-33-7 |
| Tebal | : | 202 (xvi+186) halaman |
| Ukuran | : | 14.5x21 cm |
| Harga | : | Rp60.000 |
Deskripsi
Setangkup Puisi Pandemi Bumi Serambi, Kumpulan Puisi Forum Penulis Kemenag Aceh Timur ini adalah buku pertama dari Forum Penulis Kemenag Aceh Timur (FPeKAT). Memilih jalan menulis adalah memilih merekam perjalanan jiwa diri dan menyentuh jiwa orang lain dengan cara yang komplet. Dengan semangat itu pula forum ini terbentuk pada Juni 2019. Antologi puisi ini juga merupakan rekaman perjalanan jiwa dan raga para penulis selama melaksanakan tugas sebagai pendidik dalam masa pandemi.
Daftar Isi
Kata Pengantar oleh H. Syarifuddin S. Malem, S.Pd.I, Ketua Forum Penulis Kemenag Aceh Timur (FPeKAT)
Prolog oleh H. Salman, S.Pd. M,Ag, Ka. Kemenag Aceh Timur
Penyair dan Puisinya
Agussalim, S.Pd.I.
Duka Corona
Peringatan
Virus Dahsyat
Karenamu Corona
Rindu
Kenangan
Sejak Engkau Datang
Senjata Tak Berpeluru
Selamat Jalan
Terima Kasih
Dinar Puspita Ayu, S.Pd.I.
Si Mungil
Tak Kasatmata
Aku Tahu
Pendar Lara
Corona
Harap Kami
Pahlawan Tanpa Suara
Namaku Corona
NKCTHI
Karena Ilahi
Dwi Ermayanti, S.Pd.
Senja di Batas Kota
Lelaki di Ujung Jalan
Mereka yang Dirindukan
Goresan Angka
Senyuman yang Tak Luput
Tanah Serambi Mekkah
Kisah Luka Pengajar
Narasi Selamanya
Angka Mati
Suara Hati yang Berbisik
Evi Susilawati, S.Pd, M.Pd.
Curhat Siswaku
Pandemi
Dadaku Sesak
Kak Nun
Belajar Kami Masa Pandemi
Lockdown Berujung Bahagia
Ibu
Kecewa
Mengalah
Hujan Hari Ini
Herdiansah, S.Pd., Gr.
Tak Kentara, Tak Kasatmata
Bukan Tatap Muka
Kusebut Kau Kenangan
Segeralah Berlalu
Pandemi
Doa dan Harapan
Pandemi Corona
Membaca Tanda
Serba Sedikit
Rinduku Sendu
Ita Khairani, S.Pd.I., M.Pd.
Makhluk Kecil Itu
Dialektika Masa
Corona
Pandemi
Lelah
Perjuangan
Resah
Terluka
Perihnya Penantian
Hampa
Miftahul Jannah, S.Pd.
Bak Bala Tentara
Kejam
Lamunan Cinta
Kini Kumengerti
Pengecut
Pergilah
Rindukan Kasih
Sulit ‘Tuk Dimengerti
Ukiran Luka Cinta
Virus Corona
M. Iwan Kurniawan, S.Pd.
Potret Bumi
Reuni Kematian
Evolusi Kelas
Mendobrak Tanggung Jawab
Janji Sepertiga Malam
Selamat Datang di Kehidupan Normal Baru
Merdeka dari Bencana
Guru Tragedi
Wabah Pasti Berlalu
Guru dan Rindu
Nuraini. S.Ag.
Lockdown
Enyahlah dari Bumi Pertiwi
Rindu Sekolah
Madrasahku
Internet Gratis
Kun Fa Yakụn
Pahlawan Kemanusiaan
Rencana Allah
Covid-19
Tak Selalu Suram
Putriana, S.Pd.
Bunda
Corona
Gelap Terbitlah Terang
Buih di Dalam Kegelapan
Bisikan Kehidupan
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Kabut Duka Menghilang
Perjalanan Masa
Tempias Lara
Di Balik Senja yang Menghilang
Retno Purwaningsih, S.Pd.Gr.
Malam Lebaran
Warita Kerinduan Widyaiswara
Ingin Pulang
Kepada Dokter dan Seluruh Tenaga Medis yang Gugur
Kepada Tuan
Renjana Temu
Penggali Makam
Lokawigna
Petani di Masa Pandemi
Covid Musnah
Sitti Rahmah, S.Pd.I.
Kenapa Kau Hadir
Pergilah Corona
Mengapa Kau Datang
Aku Cinta Profesiku
Hati yang Sepi
Masker yang Hilang
Dulu Tidak Biasa Jadi Kebiasaan
Pantang Menyerah
Rindu Kedamaian
Rindu Muridku
Syarifuddin S. Malem, S.Pd.I.
Aku Takut
Di Balik Masker Biru
Cukup Hari Ini Saja
Sabar dan Doa
Virus Corona, Pergilah
Medan
Muhammad Telah Menuntunmu
Pulang
Cita-citaku Retak
Silaturahmi Masa Pandemi
Yuliati
Memahami
Terkekang
Kembalilah
Semua Berubah
Kau Tak Dinanti
Waspada
Kami Rindu
Tak Seperti Biasa
Perjuangan
Hati yang Risau
Zully Hijah Yanti AD, S.Pd., Gr.
Abad Sunyi
Aku Menemuimu di Layar Ponsel
Menjaga Jarak
Mengusir Demam
Di Ruang ICU
Seperti Berhenti
Tentang Waktu
Penggali Kubur
Belajar Daring
Buat Madah Kelana: Anakku
|