Ratapan Rindu: Kumpulan Puisi dan Kisah Siswa SMA K Sang Timur Yogyakarta

    Spesifikasi
    Judul:Ratapan Rindu: Kumpulan Puisi dan Kisah Siswa SMA K Sang Timur Yogyakarta
    Penulis:Agatha Tata, Alf. E. Berteen. N, Arnita Bella Hanadifa, Arya Maharddhika Singal, Bernadus Alden Horrison, Bernadus Frederik Saragih, Christopher Mangundap, Cicilia Cindy Permata D. Meylan, Clara Masaubat, Cornelia Adriana Dias, Daniela Sayunika Hae, Danielle Rahajeng Worang, Debora Echa Angelika, Dionisius Reno Adi Prasetyo, Eduardus O.K., Emiliana Ayu Puspita Sari, Everald Ariel Agathon, Felicitas Gamaliel Delita Navilah, Felis Cornelius Gea, Fransiska Nandita, Gaudentius Devano Abyantara Erwianda, Giacinta Mary Christina, Grace Dece Duma Tiur Tumanggor, Gradiana Clara Masaubat, Henny Anastasya Ridwan Kbarek, Hulda Isa Waweini, Ignatius Pratama Sambekok, Ivan Kristian Harefa, Kevin Pristanta Ginting, Laura H. Fibiolita Tarigan, Michael Edgar Rahadewa Paksi, Mikael, Natalia Diana Lestari, Natalia Julien Marlitha Nikijuluw, Nicodemus Yoga, Nicolas Rangga Agam Wicaksana, Oktavianus D.P.W, Rika Charina Dyah Pramesti, Ronata Mayung Allo, Selinus Reyhard Wonda, Silvestra Desinta Forceps E., Skolastika Mutiara Sherli, Stefania Regina Sitorus, Stefanus Natalino, Y. Putro Katon Pangestu, Yesaya Putra Andika, Yohannes Raffi Laksmana, Yoseph Andri Darmawan, Yoshua Basilius Simatupang
    Tahun Terbit:2020
    ISBN:978-623-7421-26-9
    Tebal:106 (x+96) halaman
    Ukuran:14.5x21 cm
    Harga:Rp45.000

    Deskripsi

    Karya ini merupakan hasil olah rasa dan olah pikir yang bersinggungan dengan pengalaman hidup para peserta didik SMA K Sang Timur Yogyakarta tahun 2019. Antara lain, cerpen berjudul “Biarkan Cinta Mengajarimu” merupakan ungkapan perasaan jatuh hati sepasang remaja, sedangkan cerpen “Pahlawan Indonesia” menuangkan ekspresi hormat dan belajar serta meneladani sosok pahlawan bangsa. Cerpen-cerpen menarik tersaji dalam rangkaian pena para peserta didik yang membuncah minta diwadahi.


    Goresan pena penuh makna tertuang pula dalam bentuk puisi. Antara lain, puisi yang berjudul “Paradigma Rinduku”, “Namun”, “Lembayung”, “Alur”, “Menunggu”, “Natal”, dan “Kisah Kita” merupakan ungkapan perasaan yang dialami oleh penulis puisi. Kemudian puisi berjudul “Sahabat”, “Sendiri”, “Infinity”, “Milenial”, “Iman dan Keyakinan” merupakan ungkapan harapan menjadi insan yang lebih bermakna. Puisi berjudul “Petani”, "Penghujung Rindu", dan “Ayah” merupakan ungkapan penghargaan seorang insan terhadap sosok yang sangat berjasa. Puisi berjudul “Puisi Alam” dan “Angin” merupakan ungkapan cinta penulis terhadap kelestarian lingkungan alam.


    Tentunya melalui puisi-puisi dan cerpen-cerpen ini para peserta didik berlatih mengekspresikan diri, bermain diksi yang tepat, bermain rima yang menarik, bermain majas, dan berlatih menyampaikan amanat.


    Daftar Isi

    Puisi
    Milenial ~ Everald Ariel Agathon
    Iman dan Keyakinan ~ Danielle Rahajeng Worang
    Angin ~ Henny Anastasya Ridwan Kbarek
    Kisah Kita ~ Emiliana Ayu Puspita Sari
    Infinity ~ Yoshua Basilius Simatupang
    Ayah ~ Cornelia Adriana Dias
    Namun ~ Natalia Julien Marlitha Nikijuluw
    Petani ~ Kevin Pristanta Ginting
    Lembayung ~ Stefania Regina Sitorus
    Ruang Kosong ~ Grace Dece Duma Tiur Tumanggor
    Perpisahan, Kasih, dan Hidup ~ Michael Edgar Rahadewa Paksi
    Alur ~ Hulda Isa Waweini
    Puisi Alam ~ Felis Cornelius Gea
    Natal ~ Ignatius Pratama Sambekok
    Paradigma Rinduku ~ Natalia Diana Lestari
    Indonesia Mampu ~ Stefanus Natalino
    Sahabat ~ Yoseph Andri Darmawan
    Menunggu ~ Rika Charina Dyah Pramesti
    17 ~ Arnita Bella Hanadifa
    Aku Rindu ~ Oktavianus D.P.W
    Angin ~ Nicodemus Yoga
    Detik Perpisahan ~ Ivan Kristian Harefa
    Harapan ~ Dionisius Reno Adi Prasetyo
    Jadi Setara ~ Giacinta Mary Christina
    Micin ~ Eduardus O.K.
    Penghujung Rindu ~ Nicolas Rangga Agam Wicaksana
    Persahabatan ~ Laura H. Fibiolita Tarigan
    Secerah Mimpi ~ Y. Putro Katon Pangestu
    Senja ~ Mikael
    Tak Ada Kata Menyerah ~ Fransiska Nandita
    Uang ~ Alf. E. Berteen. N
    Demokrasi Belajar ~ Silvestra Desinta Forceps E.
    Kau ~ Cicilia Cindy Permata D. Meylan
    Nasionalisme ~ Yesaya Putra Andika
    Diam ~ Agatha Tata
    Corona ~ Agatha Tata
    Sendiri ~ Ronata Mayung Allo
    Hey Tayo ~ Cicilia Cindy Permata D. Meylan
    Lelaki Kecil ~ Gradiana Clara Masaubat
    Corona ~ Christopher Mangundap
    Corona ~ Arya Maharddhika Singal
    Ratapan Rindu ~ Gradiana Clara Masaubat
    Bangkitlah Indonesiaku ~ Yohannes Raffi Laksmana
    Virus Corona di Bulan April ~ Selinus Reyhard Wonda
    Cipta Bencana ~ Daniela Sayunika Hae

    Cerpen dan Kisah
    Cinta Lingkungan Sekolah ~ Felicitas Gamaliel Delita Navilah/Kelas XI. MIPA
    Pahlawan Indonesia ~ Clara Masaubat
    Biarkan Cinta Mengajarimu ~ Silvestra Desinta Forceps E.
    Tak Tahu Sampai Kapan ~ Debora Echa Angelika
    Situ Lanang ~ Skolastika Mutiara Sherli
    Seorang Bintang ~ Gaudentius Devano Abyantara Erwianda
    Akibat Menyepelekan Corona ~ Bernadus Frederik Saragih
    Lebih Baik di Rumah ~ Bernadus Alden Horrison

 
 
💬 Chat Live