Menjelajahi Tiga Bumi, Kumpulan Catatan Perjalanan
|
Spesifikasi
Deskripsi Masa remaja adalah masa transisi menuju tahap kedewasaan. Di masa ini remaja mulai belajar membuat keputusan-keputusan dan pilihan-pilihan. Keputusan dan pilihan itu banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan, dalam hal ini teman sebaya dan kegiatan-kegiatan yang diikuti. Teman dan kegiatan ini sangat menentukan ke arah mana remaja menuju, apakah menjadi pribadi yang matang dan dewasa ataukah sebaliknya malah terjerumus ke dalam lingkungan dan pilihan-pilihan yang merugikan kehidupannya kelak. Ada tantangan yang harus mereka hadapi dengan tepat dan bijak. Tidak sedikit pilihan yang akan menjerumuskan mereka ke arah yang merugikan tetapi tidak kalah banyak kesempatan yang akan melejitkan perkembangan mereka. Sepuluh tulisan karya delapan remaja, anak-anak SMP Negeri Poto Tano, merupakan catatan mengenai pengalaman mereka bersama teman-teman dan kegiatan yang mereka ikuti. Ini sebuah catatan mengenai pilihan positif yang mereka ambil yang akan semakin memperkembangkan kepribadian, keterampilan, dan wawasan mereka. Mereka belajar mengenai hal-hal baru dari kegiatan-kegiatan tersebut, belajar berorganisasi, komunikasi, negosiasi, persuasi, keterampilan teknis dan keterampilan hidup, mencintai lingkungan, menerima perbedaan, toleransi, disiplin, dan banyak yang lain. Luar biasanya, mereka mau menuliskan pengalaman tersebut yang tentunya menjadi pengalaman tersendiri karena mereka sekaligus belajar menulis dan ini akan semakin memperkaya hasil belajar mereka. Mariani membagikan pengalamannya mengikuti program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) sebuah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. Firdausi Nuzula, Noka Nafillatul Izza, dan Nurhayati bercerita mengenai asyiknya mengikuti kegiatan kepramukaan. Firdausi Nuzula juga menuliskan pengalamannya terkait tantangan kehidupan remaja. Ukhti Badriatus Sania berkisah mengenai pengalamannya untuk belajar hidup mandiri di pesantren. Ni Kadek Setiawati bercerita mengenai tantangan menjadi siswa di sekolah baru dalam kondisi pandemi. Aprilina Azzahra berbagi mengenai asyiknya mengisi liburan bersama komunitas pelajar dan mahasiswa. Ni Wayan Mika Diartini menceritakan asyiknya belajar menjadi fotografer dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah. Daftar Isi Pengalamanku Bersama SabangMerauke ~ Mariani |