|
|
Spesifikasi
| Judul | : | Menjeda Jagat Memeluk Hakikat: Puisi-Puisi Refleksi Atas Corona |
| Penulis | : | Agustinus Gereda, Andi Azis, Anis Septiani, Arifa Sulandhari, BH Riyanto, Catharina Yenny Indratno, Cipto Sudarso, Damianus Ose, Desrianti, Elisabet Sri Hartati, Erma, Gusnawati, Hj. Zaenab, Ida Fitriana, Imas Dini Harina, Imelda Oliva Wissang, Julia Utami, Lina Herlina, Lucia Nina Narendras, Lukas Onek Narek, Maria Korpriati, Melyani Dwi Astuti, Mufarihah, Muji Rahayu, Novita Rahayu, Pujarsono, Putri Dian Pratiwi, Rasuna, Rini Indah Winarni, Samsiah Ilham, Sumarsih, Surantini, Swesti Amelia, Tobias Nggaruaka, Umi Prahastuti, Wildan Rusli, Yanuari Christyawan, Yerem B. Warat |
| Tahun Terbit | : | 2020 |
| ISBN | : | 978-623-7421-16-0 |
| Tebal | : | 190 (x+180) halaman |
| Ukuran | : | 14.5x21 cm |
| Harga | : | Rp77.500 |
Deskripsi
Buku kumpulan puisi (dan pantun), merupakan hasil refleksi atas pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda dunia mulai akhir 2019. Buku ini memuat 141 judul puisi (dan pantun) dari 38 penyair (hampir semuanya guru dan ada juga nonguru). Memuat juga beberapa puisi untuk pembaca anak-anak.
Daftar Penulis dan Puisinya
Surantini
Corona
Rindu Murid
Sujud Kepada-Mu
Belajar dari Rumah
Berkah di Rumah
Masker
Kembalilah Tersenyum
Tuhan Menegur
Pahlawan Kesehatan
Ramadan Kita
Tuhan Ampuni Kami
Risau Hatiku
Mari Bersabar
Tuhan Aku Mengadu
Hikmah Corona
Jaga Jarak
Bumiku Sayang
Jangan Mudik
Tak Ada Jabat Tangan
Ayo Cuci Tangan
Doa Harapan
Kelulusan
Tepiskan Ego
Indahnya Berbagi
Menabung Kebaikan
Kamu Tak Sendiri
Badai Pasti Berlalu
Indonesia Bisa
Catharina Yenny Indratno
Puisi Corona
Pantun Corona Catharina Yenny Indrat
Swesti Amelia
Pantun Corona Swesti Amelia
Lucia Nina Narendras
Saatnya Berbagi
Tak Dekat Namun Lekat
Demi Sebuah Asa
Melyani Dwi Astuti
Si Nakal Corona
BH Riyanto
Doa
Masker
Libur Corona
Kau, Kekasihmu, dan Virus Corona
Rindu
Erma
Pantun Corona oleh Erma
Gusnawati
Pahlawan di Garda Terdepan
Di Balik Wabah, Cinta Bersemi
Terlalu Indah
Badai Corona Pasti Berlalu 1
Badai Corona Pasti Berlalu 2
Putri Dian Pratiwi
Ampuni Kami, Ya Rabb
Rini Indah Winarni
Musibah Virus Corona
Arifa Sulandhari
Arti Hadirmu
Terima Kasih Pahlawan
Bumi Tersenyum
Semangat Bersama
Manusia Lebih Baik
Salam Rindu “Corona Bye”
Cipto Sudarso
Nikmatnya Kebebasan
Mari Kembali ke Jalan-Nya
Pantun Corona (1)
Pantun Corona 2
Samsiah Ilham
Pantun Corona oleh Syamsiah Ilham
Agustinus Gereda
Allah Menggugat
Lebih Suka Menerima
Kado Buat Marko
Ida Fitriana
Covid-19
Andai Aku Bisa Memilih
Wabah Gila
Pujarsono
Pantun Corona Pujarsono
Mufarihah Iha
Ruang Penantian
Cerita Rindu di Balik Pagar Sekolah
Pada Jejak Hujan Sore
Obrolan di Ruang Rasa
Meruang pada Jendela Usang
Lukas Onek Narek
Corona
Corona 2
Corona 3
Corona 4
Novita Rahayu
Masker
Ujian Hidup
Kentut
Pejuang Negeri
Hj. Zaenab
Kerinduan
Ramadanku
Webinar
Kelulusan
Jangan Mudik
Yanuari Christyawan
Doa, Jamu dan Ruang Isolasi
Ratumu Besertamu
Terima Kasih Corona, dari Ibu Pertiwi
Doa Kesendirian
Lina Herlina
Ketika Bumi Meminta Sunyi
Tobias Nggaruaka
Kerinduan
Rembulan
Maria Korpriati
Siapa Kamu Corona?
Manusia Corona
Pahlawan Corona
Suara Hati Corona
Yerem B. Warat
Corona
Mahakecil
Tulah Kesebelas: Corona
Satu Dunia Satu Kata
Anis Septiani
Weling
Jeda Corona
Layar Sentuh
Stigma
Imelda Oliva Wissang
Kepada cinta yang pergi
Sekarang aku tahu
Rumah kenangan
Engkau bernama Corona
Isyarat Jarak
Damianus Ose
Covid-19
Balada Corona
Pada Tuhan
Gugur Pahlawan
Ada Tuhan
Teriak
Rasuna
Sajak Duka Tentang Corona
Permohonan
Wildan Rusli
Senthong
Di Gubug Saja
Gedebug
Sumarsih
Corona apa kabarmu ?
Kenalkan, Dia Covid-19
Gara-Gara Corona
Covid-19 atau Dewa-19
Rindu dalam WFH
Generasi Corona
Ramadhan Bersama Covid-19
Imas Dini Harina
Corona
Umi Prahastuti
Belajar dari Rumah
Muji Rahayu
Samarkan Dukaku
Kepada Hati
Isolasi Membuka Hati
Pelajaran Nyata
Sampai Kapan
Tidurlah Pertiwiku
Di Mana Nurani Kalian
Julia Utami
Aku Temani Kamu
Pemeran Utama Corona
Romansa Senja Pandemi Corona
Desrianti
Kami Rindu Dirimu
Andi Azis
Corona Melanda Manusia
Elisabet Sri Hartati
Cinquain Corona
|