Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1

    Spesifikasi
    Judul: Jembatan Cinta: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #1
    Penulis:Aloysius Kristiawan, Andri Saputra, Ayub Sigit Sapto Budoyo, Dian Kurniasih Wahyusari, Dina Hanif Mufidah, Erma Lidyawati, Fipi Hayati, Khomsa Ayano, Metria Eliza, Nelda Wita, Patriah, Septyana Endang Herwilis Syukur, Sumiarsih, Sutrisno
    Tahun Terbit:2018
    ISBN:978-602-53059-1-7
    Tebal:90 (viii+82) halaman
    Ukuran:14.5x21 cm
    Harga:Rp40.000

    Deskripsi

    Ini adalah buku yang kedelapan yang lahir dari rahim daya kreasi para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis. Enam puluh satu puisi berhasil diterbitkan dalam buku ini, dari empat belas penulis.



    Jembatan Cinta
    Khomsa Ayano

    Kutuliskan I love you di salah satu kayu penyangga jembatan ini
    Menuliskan namamu dengan pena, yang kutahu akan memudar
    Meski di hati berharap cinta ini tiada memudar
    Di jembatan ini, banyak ungkapan cinta tertuang
    Ukiran nama kekasih, goresan harapan dan untaian puisi untuk keabadian cinta
    Jembatan cinta, yang memanjang menjangkau tengah hutan bakau
    Mewakili untaian hati yang ingin menjangkau hatimu
    Memeluk jiwamu dalam keheningan
    Menggapai asa untuk selalu bersamamu
    Bersama selamanya


    Daftar Penulis dan Puisinya

    Khomsa Ayano
    Guru Manusia
    Edelweiss
    Jembatan Cinta
    Tahu Bulat

    Nelda Wita
    Kau Yang Terkasih
    Masa kita
    Azab Ilahi
    Pesan Bunda
    Umar Bakri

    Aloysius Kristiawan
    Secangkir Kopi Panas
    Untuk Sahabat
    Dunia Cerah

    Ayub Sigit Sapto Budoyo
    Kembara Cinta …
    Edan …
    Maafkan Aku
    Siapa Engkau
    Cinta
    Dia Wanita Desa
    Kekasihku

    Septyana Endang Herwilis Syukur
    Rinduku
    Sayang
    Hasrat Cinta

    Sutrisno
    Di Pesisir Kabut Galau
    Kurban, Kematian
    WUH
    Hijrahlah Bersama Matahari Tuhan
    Segelas Kopi di Atas Fery

    Fipi Hayati
    Untukmu
    Harapan Tiada Akhir
    Hidupku

    Erma Lidyawati
    Sebuah Penantian
    Tak Bersua Siang
    Mimpi Tak Berarti
    Rindu Tak Terucap
    Surat cinta

    Metria Eliza
    Balada “Aku” di Bawah Pohon yang Rindang
    Kembalikan Asaku
    Retorika Politika
    Jeritan Hati di Penghujung Malam
    Tugasku

    Dina Hanif Mufidah
    Fana
    Cemburu
    Teladan Alam
    Menjadi Daun
    Sihir Perempuan
    Yang Berserak
    Pulang
    Belahan Jiwa
    Payung Cinta Kita

    Sumiarsih
    Di Penghujung Malam
    Untuk Anak-Anakku
    Larimu
    Senandung

    Dian Kurniasih Wahyusari
    Lembayung Sutra Jingga
    Mata Elangku
    Arti Sebuah Pengorbanan

    Patriah
    Angan Tinggalkan Kenangan
    Jangan Tanya Mengapa
    Kuputar Arah Tujuan

    Andri Saputra
    Seandainya
    Takdir ini begitu berat

 
 
💬 Chat Live