Menyukat Kesemenjanaan Kita
|
Spesifikasi
|
Deskripsi
Deskripsi Buku: Menyukat Kesemenjanaan Kita – Kumpulan Artikel Refleksi Corona
Buku "Menyukat Kesemenjanaan Kita: Kumpulan Artikel Refleksi Corona" adalah sebuah karya kolaborasi masif yang menghimpun suara dari 35 penulis dengan 38 artikel reflektif. Melalui judul yang provokatif—"Menyukat Kesemenjanaan"—buku ini mengajak pembaca untuk mengukur kembali "rata-rata" atau standar kemanusiaan kita ketika dihadapkan pada situasi luar biasa pandemi Covid-19. Buku ini bukan sekadar narasi tentang penyakit, melainkan sebuah laboratorium pemikiran tentang bagaimana manusia bertahan, belajar, dan bertransformasi di tengah krisis global.
Tulisan-tulisan dalam antologi ini dikelompokkan ke dalam tujuh tema besar yang memandu pembaca melewati perjalanan spiritual dan intelektual selama masa pandemi:
1. Berpikir Positif dan Optimis
Bagian pembuka ini menanamkan benih harapan. Para penulis mengeksplorasi hikmah di balik keprihatinan, mulai dari kisah kelulusan siswa di masa sulit hingga tantangan pembelajaran pascapandemi. Di sini, optimisme bukan sekadar jargon, melainkan strategi bertahan hidup untuk melihat "asa" di balik kegelapan.
2. Belajar Bersabar dan Tetap Berpengharapan
Pandemi adalah ujian kesabaran yang tiada henti. Kisah yang sangat personal, seperti refleksi tentang pengobatan Lupus di tengah kelangkaan obat akibat corona, menunjukkan betapa "mendaur ulang kesabaran" menjadi kunci ketangguhan mental. Bagian ini merajut doa dan harapan menjadi kekuatan yang nyata.
3. Memaknai Relasi dan Menumbuhkan Solidaritas
Isolasi fisik justru melahirkan kearifan relasi yang baru. Penulis mengajak kita melihat pembatasan jarak bukan sebagai pemisah, melainkan bentuk kasih sayang. Ada keindahan dalam permainan sederhana di rumah dan kesadaran bahwa "si mungil mematikan" telah mengajarkan ilmu berharga tentang pentingnya kebersamaan.
4. Waspada dan Berpola Hidup Sehat
Bagian ini merekam perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih waspada terhadap kesehatan. Dari rasa takut saat bersin hingga perjuangan menembus malam di tengah kebijakan pembatasan, pembaca diingatkan akan kerapuhan sekaligus kekuatan fisik manusia.
5. Melihat Peluang dan Menumbuhkan Kreativitas
Di tengah keterbatasan, kreativitas justru mekar. Pembaca diajak melihat perjuangan pendidikan di daerah terpencil, tantangan pembelajaran jarak jauh yang mengubah peran guru dan orang tua, hingga gerakan literasi "Satu Hari Baca Satu Buku". Pandemi dipandang sebagai tahun yang unik yang memaksa kita keluar dari zona nyaman.
6. Waiting for the New Normal
Bagian ini menangkap kerinduan yang mendalam akan kehidupan normal. "Gelora rindu" terhadap sekolah dan interaksi sosial digambarkan secara puitis, mencerminkan kegelisahan kolektif tentang kapan badai ini akan benar-benar berakhir dan bagaimana wajah dunia setelahnya.
7. Belajar dan Bertobat
Sebagai penutup yang kuat, buku ini membawa kita pada refleksi religius dan eksistensial. Pandemi dimaknai sebagai seruan untuk "kembali", mengambil ibrah (pelajaran), dan melakukan pembersihan diri (amal makruf nahi mungkar). Penulis secara jujur mengakui bagaimana krisis ini "menghajar harga diri" manusia yang selama ini merasa jumawa.
Kesimpulan:
Menyukat Kesemenjanaan Kita adalah dokumen sejarah yang sangat berharga. Ia mencatat bagaimana 35 pasang mata melihat peristiwa yang sama namun dengan kedalaman makna yang berbeda-beda. Buku ini sangat direkomendasikan bagi pendidik, orang tua, dan masyarakat umum sebagai panduan untuk tetap membumi, tetap kreatif, dan terus berproses menjadi manusia yang lebih baik pascakrisis.
Daftar Isi
- Kata Pengantar ~ Wakidi Kirjo Karsinadi .... v
- Daftar Isi .... vii
- Berpikir Positif dan Optimis .... 1
- Covid-19, Hikmah Positif di Tengah Keprihatinan ~ Lina Herlina, S.Pd. .... 2
- Flora: Si Gadis Centil Itu Lulus SMA di Masa Pandemi Covid-19 ~ Silvester Kian Witin .... 6
- Pembelajaran Pascapandemi Covid-19 dan Tantangannya ~ Tobias Nggaruaka, S.Pd., M.Pd. .... 10
- Asa di Balik Pandemi Covid-19 ~ Gusnawati, S.Pd., M.Pd. .... 15
- Khawatir Membawanya ke Tanah Air, Hingga Memperkenalkannya ke Peserta Didik ~ Yasser A. Amiruddin .... 19
- Belajar Bersabar dan Tetap Berpengharapan .... 22
- Chloroquine, Hydroxychloroquine, Corona dan Lupusku ~ Dyah Sinto Rini .... 23
- Hubungan Darah di Balik Covid-19 ~ Yanti .... 28
- Banyak Bersabar ~ Dessi Andriani .... 35
- “Mendaur Ulang” Kesabaran di Tengah Pandemi Covid-19 ~ Hironimus Bao Wolo .... 39
- Keganasanmu ~ Rabiyatul Adawiyah, S.Pd. .... 45
- Doa dan Harapan ~ Rabiyatul Adawiyah, S.Pd. .... 47
- Memaknai Relasi dan Menumbuhkan Solidaritas .... 50
- Damai dalam Pandemi ~ Apeironia Monika Novassa. .... 51
- Awasan Jaga Jarak Sebagai Kearifan Relasi ~ Imelda Oliva Wissang .... 55
- Membiasakan Hal yang Luar Biasa di Tengah Pandemi Covid-19 ~ Bernadus Bin Frans Resi .... 59
- Ilmu Berharga dari Si Mungil Mematikan ~ Setyawati .... 64
- Serunya Bermain #di_rumah_aja ~ Putri Dian Pratiwi .... 68
- Waspada dan Berpola Hidup Sehat .... 70
- Jangan Bersin! ~ Rini Winarsih, M.Pd. .... 71
- Makhluk Kecil Mematikan ~ Dwi Endah Aryani .... 75
- Menerobos Lockdown ~ Tung Widut .... 80
- Menembus Covid dalam Malam ~ Tung Widut .... 82
- Masa Itu Pun Datang ~ Putri Dian Pratiwi .... 84
- Melihat Peluang dan Menumbuhkan Kreativitas .... 88
- Perjuangan dan Kesetaraan Pendidikan Daerah Terpencil pada Masa Pandemi Corona ~ Reni Setiyowati, S.Pd.Gr. .... 89
- Pembelajaran Jarak Jauh, Tantangan Untuk Semua ~ Lorentina, S.Pd. .... 93
- Hati Senang Walaupun Tak Punya Uang ~ Agustinus Gereda .... 99
- Satu Hari Baca Satu Buku ~ Maksimus Masan Kian .... 103
- Dengan Adanya Covid-19, 2020 Semakin Menjadi Tahun yang Unik ~ Michael Dendo Kabatana .... 106
- Pendidikan Karakter Anak di Tengah Pandemi Covid-19 Oleh Guru dan Orang Tua ~ Siti Rahayu .... 110
- Pembelajaran di Tengah Pandemi Corona ~ Swesti Amelia .... 114
- Aktivitas & Kreativitas ~ Murdaningsih .... 117
- Waiting for the New Normal .... 121
- Kangen Sekolah ~ Nicolas Widi Wahyono .... 122
- Gelora Rindu di Tengah Garangnya Covid-19 ~ Budi Hartono .... 126
- Rindu Yang Menderu Antara Jarak dan Waktu Covid-19 ~ Maria Korpriati, S.Pd.SD. .... 129
- Kapan Virus Covid-19 Ini Berakhir? ~ Casilia Prabandari, S.Pd. .... 132
- Belajar dan Bertobat .... 135
- Covid-19, Seruan Untuk Kembali ~ Ani Sumiani, S.S., M.Hum. .... 136
- Mengambil Ibrah dari Virus Corona ~ Izatul Laela, S.Si. .... 141
- Di Balik Musibah Peristiwa Covid-19 ~ Rini Indah Winarni, S.Pd. .... 145
- Amal Makruf Nahi Mungkar pada Masa Pandemi Covid-19 ~ Ida Fitriana .... 147
- Covid-19 Menghajar Harga Diriku ~ Elisabeth Herni Widiastuti .... 149