• Kisah Jesuit Senior Indonesia

    Kesetiaan

    Kisah Jesuit Senior Indonesia

    Biografi inspiratif dedikasi pelayanan para Jesuit senior.

    Merangkum keteladanan, pengorbanan, dan totalitas perjuangan para anggota Serikat Jesus dalam menggarap ladang iman tanah air.

    Read More
  • Puisi dari Ladang dan Brankas Koperasi

    Dialektika

    Puisi dari Ladang dan Brankas Koperasi

    Simfoni kehidupan petani, gairah ekonomi kerakyatan, dan kritik sosial.

    Merangkum memoar persahabatan, detak perjuangan ekonomi mandiri, serta kritik sosial kebangsaan yang jujur.

    Read More
  • Simulasi Surat Bisnis Indonesia

    Administrasi

    Simulasi Surat Bisnis Indonesia

    Simulasi kasus, etika korespondensi korporat, dan taktik kearsipan sekretaris.

    10 simulasi kasus nyata untuk mentransformasi peran calon sekretaris menjadi komunikator andal yang taktis, solutif, dan siap kerja.

    Read More
  • Setangkup Puisi Pandemi

    Dokumenter

    Setangkup Puisi Pandemi

    Memoar kemanusiaan, dilema pembelajaran daring, dan spiritualitas tanah Aceh.

    Antologi monumental ini mengabadikan jeritan krisis global, dedikasi pengajar, hingga keteguhan iman yang mawas diri.

    Read More

Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja

Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja

Spesifikasi

Kode: 320005
Judul: Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja
Penulis: Chatarina Suryanti & Elisabeth Marsella
Tahun Terbit: 2020
ISBN: 978-623-7421-34-4
Tebal: 122 (x+112) halaman
Ukuran: 13x19 cm
Harga: Rp45.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja – Meruntuhkan Sekat, Memulihkan Citra Ilahi

Buku "Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja" merupakan sebuah sumbangan pemikiran yang berani, progresif, sekaligus berakar kuat pada tradisi iman Kristiani. Ditulis kolaboratif oleh Dra. Chatarina Suryanti, M.Hum. dan Elisabeth Marsella, S.S., M.Li., buku setebal 122 halaman ini hadir sebagai oase akademis dan rohani di tengah masih kuatnya bayang-bayang budaya patriarki yang bias gender. Dengan landasan teologis yang jernih, para penulis membongkar salah kaprah penafsiran Kitab Suci dan menawarkan sudut pandang yang membebaskan: bahwa keadilan gender bukanlah ancaman bagi iman, melainkan perwujudan paling murni dari rencana keselamatan Allah.

Eksplorasi Teologis, Analisis Sosial, dan Gerakan Budaya:

Mengembalikan Hakikat Kesamaan Esensial (Imago Dei):
Buku ini mengawali refleksinya dengan menegaskan kembali prinsip penciptaan bahwa laki-laki dan perempuan diciptakan setara sebagai Citra Allah (Imago Dei). Keduanya dianugerahi kecerdasan dan kebebasan bukan untuk saling mendominasi, melainkan demi kesejahteraan bersama. Penulis secara tajam meluruskan metafora "perempuan diciptakan dari tulang rusuk" dan predikat "penolong" yang selama ini kerap diselewengkan untuk melegitimasi subordinasi perempuan. Melalui buku ini, konsep tersebut dikembalikan pada makna aslinya: sebuah kesamaan esensial yang saling melengkapi dalam martabat sosial maupun eksistensial.

Dekonstruksi Sosial dan Radikalitas Sikap Yesus:
Melalui bab-bab awal, pembaca diajak memahami perbedaan mendasar antara seks (biologis) dan gender (konstruksi sosial), serta mengidentifikasi berbagai bentuk ketidakadilan gender yang masih langgeng di masyarakat. Sebagai penawarnya, buku ini menyoroti bagaimana Yesus Kristus dalam Injil secara radikal mendobrak sekat-sekat kultural zamannya untuk membela martabat perempuan. Melalui kutipan teks seperti Galatia 3:28 dan Markus 3:35, penulis memperlihatkan bahwa di hadapan Kristus, status gender dan strata sosial melebur menjadi satu persaudaraan yang utuh.

Keluarga sebagai Laboratorium Keadilan:
Perjuangan gender dalam buku ini tidak dibiarkan mengawang-awang sebagai teori, melainkan mendarat secara konkret di dalam institusi keluarga. Rumah tangga dipandang sebagai medan pertama tempat budaya cinta kasih dihidupi. Tantangan terbesar, menurut penulis, adalah menjaga kesetiaan dan kemitraan yang setara di tengah gempuran sistem ekonomi, politik, dan struktur budaya makro yang sering kali merendahkan nilai-nilai kemanusiaan.

Spiritualitas Pelayanan dan Rumah dengan Pintu Terbuka:
Pada bagian akhir, buku ini menawarkan panduan praktis berupa materi penuntun, refleksinya atas tantangan zaman, hingga instrumen rohani unik berupa "Doa Mazmur Gender". Penulis menantang Gereja untuk bertransformasi menjadi komunitas yang memiliki spiritualitas pelayanan inklusif—sebuah rumah bersama dengan pintu yang selalu terbuka bagi siapa saja yang rindu mengalami kasih Allah tanpa sekat prasangka (bdk. Wahyu 3:20).

Kesimpulan: Misi Hidup dalam Perjuangan Kemanusiaan yang Adil
Puncak dari buku ini adalah penegasan bahwa misi hidup sebagai wujud spiritualitas sejati ditemukan dalam keberanian untuk memperjuangkan keadilan bagi mereka yang terpinggirkan. Kesetaraan gender bukanlah sekadar isu sekuler, melainkan amanat langsung dari Injil untuk menghadirkan peradaban kasih yang jujur, sportif, dan disiplin dalam menghormati martabat sesama.

Spiritualitas yang ditawarkan dalam karya ini adalah spiritualitas perjumpaan yang setara dan membebaskan. Buku "Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja" menjadi referensi esensial dan panduan yang sangat relevan bagi para aktivis kemanusiaan, pasutri, pengurus lingkungan, serta kaum muda yang rindu melihat wajah Gereja yang semakin inklusif, adil, dan mencerminkan kasih Allah yang tanpa batas.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... ix
  • Bab I Gagasan Dasar dan Petunjuk Umum .... 1
  • Bab II Pendahuluan .... 5
  • Bab III Materi-materi Penuntun .... 11
  • A. Pengertian Gender dan Seks .... 11
  • B. Bentuk-bentuk Ketidakadilan Gender .... 17
  • C. Pandangan Gereja Katolik tentang Gender .... 24
  • D. Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender lewat Keluarga .... 39
  • E. Spiritualitas Pelayanan Gereja .... 47
  • F. Berjuang dengan Budaya Cinta Kasih .... 64
  • G. Refleksi dan Tantangannya .... 80
  • H. Doa Mazmur Gender .... 95
  • Bab IV Penutup .... 101
  • Daftar Pustaka .... 109
  • Data Penulis .... 111

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!