• Analisis Makna Hidup Albert Camus

    Eksistensi

    Analisis Makna Hidup Albert Camus

    Analisis mendalam eksistensialisme tokoh utama dalam novel The Plague.

    Mengupas pandangan Albert Camus mengenai absurditas, pemberontakan, dan pencarian makna hidup manusia di tengah penderitaan dunia tanpa melibatkan kehadiran Tuhan.

    Read More
  • Gagasan Pendidikan Global

    Visioner

    Gagasan Pendidikan Global

    Redefinisi kompetensi pendidik, ekosistem literasi kritis, dan reformasi karakter.

    Merumuskan arah baru pendidikan berbasis etika demi melahirkan generasi cerdas berintegritas menghadapi disrupsi global.

    Read More
  • Misi Alessandro Valignano di Jepang

    Sejarah Misi

    Misi Alessandro Valignano di Jepang

    Sejarah pendekatan misi inklusif di Jepang.

    Rudy Chandra Wijaya mengulas strategi adaptasi budaya Alessandro Valignano yang menghargai tradisi lokal daripada memaksakan kebudayaan Eropa di Asia.

    Read More
  • Perempuan dalam Konflik Keluarga

    Perempuan

    Perempuan dalam Konflik Keluarga

    Eksplorasi teologi feminis Katolik dan seni komunikasi menavigasi badai domestik.

    Membedah peran perempuan sebagai subjek tangguh yang mengubah titik konflik keluarga menjadi ruang pemurnian iman dan sakramen perkawinan.

    Read More

Perempuan dalam Konflik Keluarga

Perempuan dalam Konflik Keluarga

Spesifikasi

Kode: 320002
Judul: Perempuan dalam Konflik Keluarga
Penulis: Chatarina Suryanti
Tahun Terbit: 2019
ISBN: 978-623-90477-1-9
Tebal: 72 (viii+64) halaman
Ukuran: 13x19 cm
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Perempuan dalam Konflik Keluarga – Menemukan Kekuatan Iman di Tengah Badai Domestik

Buku "Perempuan dalam Konflik Keluarga" merupakan buah pemikiran mendalam dan penelitian lapangan yang dilakukan oleh Dra. Chatarina Suryanti, M.Hum. dengan melibatkan responden perempuan Katolik di Paroki St. Aloysius Gonzaga, Mlati. Di tengah pergeseran paradigma zaman yang serba cepat, buku setebal 72 halaman ini hadir untuk memotret realitas yang sering kali tersembunyi di balik pintu rumah: konflik keluarga. Penulis secara berani dan jujur menegaskan bahwa karena keluarga terdiri dari pribadi-pribadi dengan latar belakang berbeda, maka konflik adalah keniscayaan. Namun, buku ini memberikan perspektif baru bahwa konflik bukanlah tanda kegagalan, melainkan "medan perwujudan" iman dan kasih yang paling nyata.

Eksplorasi Teologi Feminis, Komunikasi, dan Ketangguhan Rohani:

Dinamika Zaman dan Pergeseran Peran:
Penulis mengawali analisisnya dengan menyoroti bagaimana emansipasi perempuan dan perubahan sosial telah mengubah wajah relasi suami-istri. Fenomena ini sering kali memicu gesekan akibat pergeseran pandangan dan praktik hidup. Melalui kacamata Teologi Feminis yang sehat dan Moral Perkawinan Katolik, buku ini membedah kedudukan perempuan bukan sebagai objek yang pasif, melainkan sebagai subjek yang memiliki kecerdasan dan martabat utuh untuk menentukan arah kebahagiaan keluarganya.

Konflik sebagai Ruang Pertumbuhan:
Salah satu poin paling kuat dalam buku ini adalah keyakinan bahwa Allah tetap hadir dan mengutus setiap orang di tengah situasi konfliktif. Penulis mengajak perempuan untuk memandang konflik sebagai ruang untuk menemukan kekuatan baru. Alih-alih merusak, konflik yang dikelola dengan semangat Kristiani—yang menekankan kasih dan solidaritas—dapat menjadi sarana bagi suami-istri untuk saling menyadari kekurangan, saling meneguhkan, dan pada akhirnya menyempurnakan satu sama lain. Di sinilah kesetiaan diuji dan dimurnikan.

Seni Komunikasi dan Strategi Penyelesaian:
Buku ini tidak hanya berhenti pada konsep teologis, tetapi juga mendarat pada aspek praktis mengenai komunikasi antara suami dan istri. Penulis menekankan bahwa komunikasi yang jujur dan sportif adalah kunci utama. Perempuan memiliki peran strategis dalam menavigasi konflik keluarga, bukan dengan cara menekan perasaan, melainkan dengan menjadi pelaksana firman yang membawa damai. Buku ini memberikan panduan bagaimana perempuan dapat menjadi saksi kasih Kristus yang tangguh, sekaligus agen perubahan yang mampu mempertahankan keutuhan sakramen perkawinan.

Kesimpulan: Mewujudkan Kerajaan Allah di Meja Makan
Puncak dari buku ini adalah penegasan bahwa misi hidup sebagai perempuan beriman sering kali diuji dalam kesunyian perjuangan rumah tangga. Dra. Ch. Suryanti berhasil menunjukkan bahwa dengan landasan spiritualitas yang kuat, perempuan mampu mengubah titik-titik konflik menjadi titik-titik perjumpaan dengan Allah.

Spiritualitas yang ditawarkan dalam buku ini adalah spiritualitas yang disiplin dalam kasih dan berani dalam pengharapan. Buku "Perempuan dalam Konflik Keluarga" adalah bacaan esensial bagi para istri, pasangan muda, pemerhati masalah keluarga, serta siapa pun yang ingin memahami bagaimana spiritualitas Katolik dapat menjadi solusi konkret bagi kompleksitas relasi modern. Sebuah panduan yang menguatkan hati untuk terus percaya bahwa cinta kasih sejati tidak akan pernah berkesudahan.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vii
  • Pendahuluan .... 1
  • Perkawinan Katolik .... 11
  • A. Perkawinan Sebagai Persekutuan Hidup dan Cinta .... 11
  • B. Perkawinan Sebagai Sakramen .... 14
  • C. Tujuan Perkawinan .... 15
  • D. Sifat Perkawinan .... 17
  • Teologi Feminis .... 21
  • Moral Perkawinan .... 27
  • Komunikasi Antara Suami dan Istri .... 35
  • Peran Perempuan dalam Menyelesaikan Konflik Keluarga .... 41
  • Penutup .... 51
  • A. Kesimpulan .... 51
  • B. Saran .... 55
  • Daftar Pustaka .... 59
  • Daftar Singkatan .... 63

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!