• Terbaru

    3 Alinea Kisah

    Kisah nyata mengenai cinta, ayah, ibu, anak, ulang tahun dalam 3 alinea.

    Sebagian besar mungkin sekilas tampak sederhana dan biasa saja, tetapi menjadi begitu bermakna dan kaya setelah terolah oleh pergulatan hidup dan refleksi bersama waktu.

    Read More
  • Novel

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa karya R.N.D Krisnawati

    Pengajeng-ajeng gesang tentrem ing bebrayan, kanyata mas Sutrisno nyimpen sejarahing gesang ingkang mboten ngremenaken. Getun lan keduwung damel peperangan ing batinipun.

    Read More
  • Puisi

    Dari Ladang Pintubesi ke Brankas Koperasi

    Kumpulan Puisi karya kolaborasi seorang petani dan karyawan koperasi.

    Petani dan karyawan koperasi bergelut dengan pekerjaan harian riil.

    Read More
  • Teologi

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja

    Laki-laki dan perempuan diciptakan secitra dengan Allah dan memiliki martabat yang sama.

    Read More

3 Alinea Kisah

3 Alinea Kisah

Spesifikasi

Kode:210005
Judul:3 Alinea Kisah
Penulis:Luda Sofiah, Kartiyem, Ade Irma Verasari, Yerem B. Warat, Nurul Isnaini Febriarini, Swesti Amelia, Andahlia, Gusti Ayu Ketut Astiti, Laila Noor Malitasari, I Komang Mahendra, Nina Kardina, Suhartini, Hj. Zaenab, Jumhariati Nst, Alawiyah, Elis Nur Vita Sari, Novita Freshka Uktolseja, Bondan Rinawati, Ani Sumiani, Rini Daraini, Sudarwati, Nur Hidayati, Novie Anggriani, Wakidi Kirjo Karsinadi, Lina Herlina, Enny Suharti, Miftah Indy Nugroho, Iip Latipah, Nugraheni Nurhayati, Lodevika Endang Sulastri, Neneng Tuti Yuniarti
Tahun Terbit:2023
ISBN:978-623-7421-60-3
eISBN:-
ISBN PDF:978-623-7421-61-0
Tebal:116 (x+106) halaman
Harga:Rp55.000

Deskripsi

3 Alinea Kisah – Merawat Jejak, Mewariskan Makna

Buku "3 Alinea Kisah" adalah sebuah simfoni kenangan yang ditulis oleh 31 penulis dari berbagai penjuru daerah. Melalui buku setebal 116 halaman ini, para penulis membuka ruang privasi mereka untuk berbagi momen-momen yang telah membentuk tiang kekuatan hidup mereka. Judul "3 Alinea Kisah" seolah mengisyaratkan bahwa setiap cerita, sesingkat apa pun ia dalam catatan sejarah, memiliki struktur yang utuh: awal mula yang membekas, pergulatan yang mendewasakan, dan hikmah yang menjadi warisan.

Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa setiap orang yang hadir dalam hidup kita—baik itu orang tua, pasangan, anak, maupun orang asing—selalu meninggalkan jejak yang tak pernah benar-benar hilang. Sebagian jejak itu mungkin awalnya terasa menyakitkan, namun seiring berjalannya waktu dan refleksi yang mendalam, luka tersebut bermutasi menjadi sumber kekuatan dan inspirasi bagi generasi mendatang.

Eksplorasi Tema dan Refleksi dalam Buku:

Figur Pahlawan dalam Keseharian:
Banyak kisah dalam buku ini yang didedikasikan untuk sosok orang tua. Melalui judul seperti "Pahlawan Sederhana Itu", "Warisan Ketekunan dan Keuletan", hingga sosok "Penjual Jajanan Pasar", pembaca diajak melihat bagaimana karakter seorang anak ditempa oleh keteladanan orang tua yang mungkin tampak biasa di mata dunia, namun luar biasa di mata keluarga. Ada penghormatan mendalam terhadap ayah dan ibu sebagai oase yang tidak pernah kering.

Dinamika Kasih dan Perjuangan Keluarga:
Kisah-kisah seperti "Pelajaran Ikhlas Dari Si Sulung", "Mondok dan Corona", hingga "Anak Perjuangan" memotret bagaimana sebuah keluarga menghadapi krisis dan perubahan zaman. Penulis membagikan momen-momen intim saat harus melepas, mendampingi, dan didampingi, yang semuanya bermuara pada satu kesimpulan: kasih sayang adalah energi yang tak pernah berakhir (Never Ending Love).

Romantika dan Kehilangan yang Mendewasakan:
Buku ini juga menyentuh sisi emosional melalui narasi tentang cinta dan kehilangan. Dari kisah yang manis seperti "First Love Never Dies" hingga yang getir seperti "Matahariku Telah Terbenam" dan "Cintaku Kandas di Haluan", para penulis merefleksikan bagaimana cinta yang hilang atau abadi tetap memberikan pelajaran tentang cara mencintai dan melepaskan dengan martabat.

Peristiwa Istimewa sebagai Titik Balik:
Kejadian-kejadian yang tampak sepele namun bermakna, seperti "Salah Kostum" atau "Semalam di Cianjur", menunjukkan kejelian penulis dalam menangkap makna di balik peristiwa tak terduga. Ini membuktikan bahwa setiap fragmen waktu adalah guru yang berharga jika kita mau berhenti sejenak untuk merenung.

Kesimpulan: Menemukan Spiritualitas dalam Rajutan Memori
Puncak dari antologi "3 Alinea Kisah" terletak pada kemampuan para penulisnya dalam mengubah peristiwa masa lalu menjadi misi hidup yang penuh kesadaran. Melalui setiap alur cerita, pembaca diajak melakukan perjalanan spiritual untuk memahami bahwa tidak ada kejadian yang sia-sia di bawah langit.

Spiritualitas dalam buku ini ditemukan bukan melalui doktrin yang kaku, melainkan melalui penghayatan akan kasih, kesabaran, dan keikhlasan. Para penulis telah sampai pada titik kesadaran bahwa mengabadikan kisah adalah wujud tanggung jawab moral bagi bangsa dan generasi penerus. Dengan menuliskan kenangan mereka, para penulis sedang menyusun "peta jalan" bagi pembaca agar lebih sabar dalam menilai setiap peristiwa hidup dalam rentang waktu yang lebih luas. Buku ini adalah pengingat bahwa kekayaan sejati manusia bukan terletak pada apa yang ia miliki, melainkan pada makna yang ia petik dari setiap perjumpaan dan peristiwa yang telah ia lalui. Sebuah bacaan yang hangat, membumi, dan sangat menguatkan jiwa.


Daftar Isi

  • Menuliskan Jejak Kenangan .... v
  • Daftar Isi .... vii
  • Baiklah Ayah ~ Luda Sofiah .... 1
  • Hari Doa Keluarga Markus ~ Yerem B. Warat .... 4
  • Ayah, di Manakah Engkau? ~ Kartiyem .... 7
  • My Hero ~ Ade Irma Verasari .... 10
  • Engkau Tak Tergantikan ~ Nurul Isnaini Febriarini .... 12
  • Kelas Kedisiplinan ~ Swesti Amelia .... 15
  • Pulang ~ Andahlia .... 17
  • Pahlawan Sederhana Itu ~ Gusti Ayu Ketut Astiti .... 20
  • Pahlawan Hidupku ~ Laila Noor Malitasari .... 23
  • Warisan Ketekunan dan Keuletan ~ I Komang Mahendra .... 25
  • Oase yang Tidak Pernah Kering ~ Nina Kardina .... 28
  • Medampingi dan Didampingi ~ Suhartini .... 32
  • Penjual Jajanan Pasar ~ Hj. Zaenab .... 35
  • Juara di Hatiku ~ Alawiyah .... 38
  • Rindu ~ Elis Nur Vita Sari .... 41
  • Putra-Putra Kebanggaanku ~ Hj. Zaenab .... 43
  • Pelajaran Ikhlas Dari Si Sulung ~ Novita Freshka Uktolseja .... 46
  • Mondok dan Corona ~ Bondan Rinawati .... 49
  • Muara Kasih ~ Ani Sumiani .... 52
  • Never Ending Love ~ Ani Sumiani .... 55
  • Bayam Kalengan ~ Rini Daraini .... 58
  • Anak Perjuangan ~ Sudarwati .... 61
  • Melepasmu dengan Ikhlas ~ Nur Hidayati .... 63
  • Salah Kostum ~ Novie Anggriani .... 66
  • Senyum Pipi Gembul Itu ~ Wakidi Kirjo Karsinadi .... 69
  • Kutitipkan Rindu dalam Doaku ~ Enny Suharti .... 71
  • Selembar Folio ~ Miftah Indy Nugroho .... 74
  • Tetap Bertahan ~ Iip Latipah .... 77
  • Matahariku Telah Terbenam ~ Hj. Zaenab .... 80
  • First Love Never Dies ~ Nugraheni Nurhayati .... 83
  • Jatuh Cinta pada Anak Klien Sendiri ~ Lodevika Endang Sulastri .... 86
  • Semalam di Cianjur ~ Neneng Tuti Yuniarti .... 89
  • Merenda Rindu ~ Ani Sumiani .... 92
  • Cinta dalam Keabadian ~ Rini Daraini .... 95
  • Kue Ulang Tahun Putriku ~ Laila Noor Malitasari .... 98