• Terbaru

    3 Alinea Kisah

    Kisah nyata mengenai cinta, ayah, ibu, anak, ulang tahun dalam 3 alinea.

    Sebagian besar mungkin sekilas tampak sederhana dan biasa saja, tetapi menjadi begitu bermakna dan kaya setelah terolah oleh pergulatan hidup dan refleksi bersama waktu.

    Read More
  • Novel

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa karya R.N.D Krisnawati

    Pengajeng-ajeng gesang tentrem ing bebrayan, kanyata mas Sutrisno nyimpen sejarahing gesang ingkang mboten ngremenaken. Getun lan keduwung damel peperangan ing batinipun.

    Read More
  • Puisi

    Dari Ladang Pintubesi ke Brankas Koperasi

    Kumpulan Puisi karya kolaborasi seorang petani dan karyawan koperasi.

    Petani dan karyawan koperasi bergelut dengan pekerjaan harian riil.

    Read More
  • Teologi

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja

    Laki-laki dan perempuan diciptakan secitra dengan Allah dan memiliki martabat yang sama.

    Read More

Menjelajahi Tiga Bumi

Menjelajahi Tiga Bumi, Kumpulan Catatan Perjalanan

Spesifikasi

Kode:210004
Judul:Menjelajahi Tiga Bumi, Kumpulan Catatan Perjalanan
Penulis:Mariani, Firdausi Nuzula, Noka Nafillatul Izza, Ni Kadek Setiawati, Nurhayati, Ukhti Badriatus Sania, Aprilina Azzahra, Ni Wayan Mika Diartini
Tahun Terbit:2022
ISBN:-
eISBN:-
ISBN PDF:-
Tebal:92 (xiv+78) halaman
Harga:Rp50.000

Deskripsi

Menjelajahi Tiga Bumi – Manifesto Literasi dan Langkah Berani Remaja Poto Tano

Buku "Menjelajahi Tiga Bumi" adalah sebuah karya antologi yang lahir dari keberanian delapan remaja siswa SMP Negeri Poto Tano untuk mengabadikan jejak langkah mereka dalam bentuk tulisan. Buku setebal 92 halaman ini bukan sekadar kumpulan catatan perjalanan fisik, melainkan sebuah dokumentasi perjalanan batin para remaja dalam fase transisi menuju kedewasaan. Di tengah tantangan lingkungan dan pilihan hidup yang beragam, para penulis muda ini memilih untuk mengambil rute positif yang melejitkan potensi diri mereka.

Melalui sepuluh tulisan yang segar dan jujur, pembaca diajak menyelami dunia remaja yang penuh rasa ingin tahu, semangat berorganisasi, dan upaya untuk memahami keberagaman Indonesia. Buku ini membuktikan bahwa masa remaja adalah momentum emas untuk membangun keterampilan hidup (life skills), mulai dari komunikasi, negosiasi, hingga kepemimpinan, yang semuanya dirangkum dalam pengalaman lapangan yang nyata.

Eksplorasi Pengalaman dan Cakrawala Baru:

Menumbuhkan Toleransi dan Kebangsaan:
Mariani membawa kita pada pengalaman mendalam melalui program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali). Melalui kisahnya, kita belajar bahwa mencintai Indonesia berarti berani keluar dari zona nyaman untuk merangkul perbedaan. Ini adalah perjalanan spiritual untuk menemukan makna menjadi anak bangsa yang toleran.

Kepanduan sebagai Kawah Candradimuka:
Dunia kepramukaan menjadi tema sentral yang diangkat oleh Firdausi Nuzula, Noka Nafillatul Izza, dan Nurhayati. Dari "Super Camp Poto Tano" hingga "Jamnas XI 2022", pembaca diperlihatkan bagaimana kedisiplinan dan kemandirian ditempa di alam terbuka. Judul utama buku ini, "Menjelajahi Tiga Bumi", merupakan refleksi metaforis tentang bagaimana kegiatan pramuka membawa mereka menjelajahi realitas diri, lingkungan, dan cita-cita.

Resiliensi di Masa Sulit:
Ni Kadek Setiawati memberikan perspektif yang sangat relevan mengenai tantangan menjadi siswa di tengah pandemi COVID-19. Kisah ini menunjukkan daya tahan (resilience) remaja dalam beradaptasi dengan keterbatasan, membuktikan bahwa semangat belajar tidak boleh padam meski ruang gerak terbatas.

Kemandirian dan Kreativitas:
Dari pengalaman Ukhti Badriatus Sania yang belajar mandiri di pesantren hingga Ni Wayan Mika Diartini yang mencoba peran sebagai "fotografer dadakan", buku ini menangkap momen-momen "pertama" yang mendebarkan namun mendewasakan. Setiap bab adalah perayaan atas keberanian mencoba hal baru.

Kesimpulan: Spiritualitas dalam Gerak dan Pengabdian bagi Bangsa
Puncak dari buku "Menjelajahi Tiga Bumi" terletak pada kesadaran para penulisnya bahwa setiap perjalanan adalah bentuk pengabdian kepada potensi diri yang diberikan Tuhan. Para remaja ini menemukan misi hidup mereka melalui tindakan nyata; mereka tidak hanya diam menjadi penonton zaman, tetapi aktif menjadi pelaku sejarah bagi diri mereka sendiri.

Spiritualitas dalam buku ini terpancar dari penghayatan mereka terhadap nilai-nilai kebaikan, kejujuran dalam berkarya, dan semangat untuk bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Menuliskan pengalaman ini adalah sebuah bentuk kesadaran penuh bahwa mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menginspirasi teman sebaya.

Buku ini menegaskan bahwa misi pendidikan bagi bangsa bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, melainkan juga tugas remaja untuk terus bertumbuh, belajar mencintai tanah air, dan merawat toleransi. "Menjelajahi Tiga Bumi" adalah sebuah pelukan hangat bagi masa depan Indonesia—sebuah janji bahwa dari pelosok Poto Tano, lahir generasi yang sadar akan jati diri, teguh dalam karakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.


Daftar Isi

  • Sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat .... v
  • Sambutan Kepala SMP Negeri 3 Poto Tano .... vii
  • Kata Pengantar dari Pendamping .... ix
  • Catatan Penerbit .... xi
  • Daftar Isi .... xiii
  • Pengalamanku Bersama SabangMerauke ~ Mariani .... 1
  • Remaja Sehat Itu Pilihan ~ Firdausi Nuzula .... 13
  • Super Camp Poto Tano 2019 ~ Firdausi Nuzula .... 17
  • Terbang Bersama Pramuka Garuda ~ Noka Nafillatul Izza .... 24
  • Bersahabat Dengan Covid-19 ~ Ni Kadek Setiawati .... 29
  • Menjelajahi Tiga Bumi ~ Nurhayati .... 33
  • Pengalaman Masuk Pesantren ~ Ukhti Badriatus Sania .... 46
  • Aku Ingin Tinggal Di Atas Awan ~ Aprilina Azzahra .... 50
  • Fotografer Dadakan ~ Ni Wayan Mika Diartini .... 56
  • Jamnas Xl 2022 ~ Noka Nafillatul Izza .... 60
  • Profil Penulis .... 74