• Terbaru

    3 Alinea Kisah

    Kisah nyata mengenai cinta, ayah, ibu, anak, ulang tahun dalam 3 alinea.

    Sebagian besar mungkin sekilas tampak sederhana dan biasa saja, tetapi menjadi begitu bermakna dan kaya setelah terolah oleh pergulatan hidup dan refleksi bersama waktu.

    Read More
  • Novel

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa karya R.N.D Krisnawati

    Pengajeng-ajeng gesang tentrem ing bebrayan, kanyata mas Sutrisno nyimpen sejarahing gesang ingkang mboten ngremenaken. Getun lan keduwung damel peperangan ing batinipun.

    Read More
  • Puisi

    Dari Ladang Pintubesi ke Brankas Koperasi

    Kumpulan Puisi karya kolaborasi seorang petani dan karyawan koperasi.

    Petani dan karyawan koperasi bergelut dengan pekerjaan harian riil.

    Read More
  • Teologi

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja

    Laki-laki dan perempuan diciptakan secitra dengan Allah dan memiliki martabat yang sama.

    Read More

Air Cucuran Atap

Air Cucuran Atap

Spesifikasi

Kode:130005
Judul:Air Cucuran Atap
Penulis:Adrianus Sugiarta, Ani Irawanti, Imelda Oliva Wissang, Nicolas Widi Wahyono, Putri Dian Pratiwi, Retty Anggriany, Rini Win, Setia Restiani
Tahun Terbit:2021
ISBN:978-623-7421-41-2
eISBN:-
ISBN PDF:-
Tebal:72 (viii+64) halaman
Harga:Rp40.000

Deskripsi

Air Cucuran Atap – Cermin Realitas, Konflik Harian, dan Ketangguhan Jiwa

Buku "Air Cucuran Atap" merupakan sebuah antologi cerita pendek setebal 72 halaman yang lahir dari kolaborasi kreatif delapan penulis kontemporer. Judul utama buku ini, yang diambil dari sebuah peribahasa klasik, seolah mengisyaratkan sebuah pesan mendalam tentang bagaimana nilai-nilai hidup, kebiasaan, serta dampak dari sebuah keputusan akan selalu mengalir turun dan membekas pada generasi berikutnya. Melalui sembilan cerpen pilihan, para penulis secara sportif dan jujur memotret potret buram sekaligus keindahan dari berbagai relasi manusia, mulai dari lingkup terkecil seperti keluarga hingga benturannya dengan realitas sosial serta kemajuan zaman.

Eksplorasi Konflik Domestik, Kearifan Lokal, dan Disrupsi Modern:

Dinamika Relasi Keluarga dan Penerimaan Diri:
Sisi kelam sekaligus perjuangan dalam hubungan keluarga menjadi salah satu menu utama yang digarap dengan sangat berani di buku ini. Melalui cerpen "Air Cucuran Atap" karya Nicolas Widi Wahyono dan "Berdamai dengan Istri Kedua Papa" karya Putri Dian Pratiwi, pembaca diajak mengintip ruang-ruang domestik yang penuh luka, dilema, tetapi juga menyimpan benih-benih keikhlasan untuk berdamai dengan keadaan. Kisah-kisah ini disajikan secara apa adanya, sangat dekat dengan realitas harian yang sering kali terjadi di sekitar kita.

Perjuangan Hidup dan Sentuhan Kearifan Lokal:
Buku ini juga menyajikan narasi yang kuat tentang ketangguhan manusia dalam menghadapi keterbatasan ekonomi dan tantangan alam. Cerpen "Doa dan Perjuangan" karya Adrianus Sugiarta serta karya unik Imelda Oliva Wissang yang berjudul "Seribu Uler Sebatang Sorgum" memperlihatkan bagaimana kearifan lokal dan harapan yang tidak pernah mati menjadi bahan bakar utama bagi masyarakat akar rumput untuk terus melangkah maju demi menyambung hidup.

Rekaman Sejarah Pandemi dan Tragedi Teknologi:
Sebagai karya yang menangkap denyut zaman, antologi ini bertindak sebagai dokumen sosial yang merekam memori kolektif saat dunia dilanda krisis. Lewat tulisan Retty Anggriany, "Berdamai dengan Corona" dan "Aku Positif", pembaca diajak bernostalgia sekaligus merenungi kembali perjuangan mental di masa isolasi. Di sisi lain, disrupsi digital yang tidak melulu membawa kemudahan disorot secara cerdas oleh Setia Restiani dalam "Gawai Tak Bersahabat", sebuah kritik harian tentang bagaimana teknologi bisa menjadi bumerang yang menjauhkan hubungan antarmanusia jika tidak disikapi dengan bijak.

Kesimpulan: Catatan Harian yang Menyentuh dan Penuh Makna
Pada akhirnya, antologi "Air Cucuran Atap" berhasil membuktikan bahwa menulis adalah cara terbaik untuk merawat empati di tengah masyarakat. Kehadiran ragam cerita dari sudut pandang prasangka hingga pembuktian cinta di bukit sunyi menjadikan buku ini kaya akan pesan moral tanpa terkesan menceramahi.

Buku ini menjadi pilihan bacaan yang sangat ringan, mengalir, tetapi memiliki daya pikat emosional yang kuat pada setiap akhir ceritanya. Sangat direkomendasikan bagi para pencinta fiksi, pendidik, serta siapa saja yang ingin sejenak berkaca pada lembaran-lembaran cerita kehidupan yang jujur, menghibur, dan penuh dengan pembelajaran hidup yang membumi.


Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vii
  • Berdamai dengan Istri Kedua Papa ~ Putri Dian Pratiwi .... 1
  • Air Cucuran Atap ~ Nicolas Widi Wahyono .... 6
  • Prasangka ~ Rini Win .... 12
  • Doa dan Perjuangan ~ Adrianus Sugiarta .... 17
  • Seribu Uler Sebatang Sorgum ~ Imelda Oliva Wissang .... 23
  • Menunggu Senja di Bukit Cinta ~ Ani Irawanti .... 35
  • Berdamai dengan Corona ~ Retty Anggriany .... 40
  • Aku Positif ~ Retty Anggriany .... 45
  • Gawai Tak Bersahabat ~ Setia Restiani .... 49
  • Profil Penulis .... 55