• Macapat

    Thukuling Teki Garing

    Refleksi filosofis pengasuhan anak lewat media tembang macapat.

    Memadukan tradisi klasik Jawa dan nilai moral pengasuhan sebagai sumber kebijaksanaan relevan bagi pembentukan jiwa pembaca.

    Read More
  • Cerpen

    Jarit Ibu Pengobat Rindu

    Memori kultural ruang domestik, satir sosial akar rumput, refleksi ketangguhan mental.

    Meramu simbol kehangatan kain jarit tradisional dengan kritik sosial harian yang jujur, menyentuh, dan sarat edukasi moral.

    Read More
  • Formasi

    Sejarah Rumah Formasi Kolsani

    Refleksi historis perkembangan intelektual dan spiritualitas Kolsani.

    Mengupas tuntas transformasi Kolese Santo Ignatius sebagai laboratorium spiritual calon imam dan pusat pemikiran teologi di Indonesia.

    Read More
  • Titik Jenuh

    Antologi Puisi Satu Asa Titik Jenuh

    Sketsa kejenuhan modern, pergulatan finansial, dan jangkar harapan keseharian.

    Buku puisi tunggal karya Nira Surya ini memotret realitas urban, merekam distorsi batin akibat tekanan hidup modern, kontras sosial, hingga memoar duka kepergian tokoh bangsa.

    Read More

Sandal Jepit John Dalton

Sandal Jepit John Dalton: Kumpulan Cerpen 2019 #2

Spesifikasi

Kode: 130003
Judul: Sandal Jepit John Dalton: Kumpulan Cerpen 2019 #2
Penulis: Dety Anugrah Fajarwati, Lodevika Endang Sulastri, Miekedimiaty, Pamula Trisna Suri
Tahun Terbit: 2019
ISBN: 978-623-90477-4-0
eISBN: -
ISBN PDF: -
Tebal: 88 (vi+82) halaman
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !

Deskripsi

Sandal Jepit John Dalton – Mosaik Rasa, Paradoks Keseharian, dan Narasi Kemanusiaan dari Ruang Edukasi

Buku "Sandal Jepit John Dalton: Kumpulan Cerpen 2019 #2" merupakan sebuah antologi fiksi kolaboratif setebal 88 halaman yang menyajikan ragam perspektif kehidupan secara memikat. Sebagai volume kumpulan cerpen kedua yang terbit pada tahun 2019, sekaligus buku keempat dari proyek penulisan kreatif ini, antologi tersebut merangkum 10 cerita pendek pilihan hasil goresan pena empat penulis wanita bertalenta: Dety Anugrah Fajarwati, Lodevika Endang Sulastri, Miekedimiaty, dan Pamula Trisna Suri. Menggunakan judul yang unik dan memantik rasa penasaran—memadukan alas kaki bersahaja dengan nama ilmuwan pencetus teori atom—buku ini bertindak sebagai ruang refleksi untuk memotret realitas harian di sela kesibukan mengajar dan dinamika sosial kemasyarakatan.

Mosaik Eksplorasi Cinta, Perjuangan Hidup, dan Nilai Humaniora:

1. Paradoks Identitas dan Manisnya Romantisme Sederhana:
Kontribusi cerita dari Dety Anugrah Fajarwati memberikan fondasi naratif yang kuat bagi antologi ini. Melalui cerpen utama bertajuk "Sandal Jepit John Dalton", pembaca diajak menyelami metafora unik yang membumikan konsep-konsep pemikiran besar ke dalam kesederhanaan hidup harian. Karakter penceritaan Dety bergerak lincah dari manisnya romansa dalam "Kumbang Merindu Seroja" dan "Malaikat Cinta", hingga sentuhan empati yang mendalam pada hubungan antargenerasi lewat kisah "Sekotak Bekal untuk Kakek". Penulis secara sportif menampilkan bahwa kebahagiaan terbesar sering kali lahir dari kepedulian yang bersahaja.

2. Radar Moralitas, Integritas, dan Pencarian Makna Jiwa:
Pamula Trisna Suri membawa kepekaan sosial dan kritik harian yang tajam melalui sudut pandang yang menyegarkan. Lewat cerpen "Nilai Halal", pembaca disuguhkan sebuah pencerahan harian mengenai pentingnya menjaga integritas moral di tengah godaan zaman modern yang serbacepat. Penjelajahan rasa ini diperkaya lewat narasi kontemporer dalam "90 Hari Mencari Cinta" dan keindahan metaforis "Mawar". Karya-karya Pamula bertindak sebagai cermin bagi pembaca untuk sejenak melambat dan mengevaluasi kembali prinsip-prinsip hidup yang kita pegang dalam keseharian.

3. Refleksi Spiritual, Kegamangan Batin, dan Jejak Humanis:
Warna emosional antologi ini semakin lengkap dengan sentuhan kontemplatif dari Lodevika Endang Sulastri dan Miekedimiaty. Lodevika membawa pembaca masuk ke dalam ruang batin yang sunyi melalui "Selembar Refleksi di Hari Itu" dan sebuah eksplorasi psikologis yang berani dalam "Mimpi Buruk Seorang Imam". Kisah-kisah ini memotret pergulatan spiritual manusia secara apa adanya, tanpa penghakiman. Ditutup dengan cerpen "Lyla" karya Miekedimiaty, buku ini berhasil mengunci emosi pembaca dengan pesan tentang ketangguhan jiwa perempuan dalam menghadapi pasang surut takdir.

Kesimpulan: Formula Bahasa yang Ringan dan Kaya Makna
Pada akhirnya, "Sandal Jepit John Dalton" berhasil membuktikan bahwa cerita pendek yang bermutu tinggi tidak harus selalu menggunakan gaya bahasa yang rumit dan berat. Sinergi dari empat isi kepala yang berbeda ini melahirkan sebuah formula bahasa yang sangat ringan, mengalir lancar, tetapi tetap memiliki kedalaman rasa yang membumi.

Buku ini menjadi pilihan bacaan yang sangat menyegarkan dan hangat untuk dinikmati bersama secangkir teh di sore hari. Sangat direkomendasikan bagi para guru, pelajar yang ingin mengasah keterampilan menulis fiksi, serta siapa saja yang merindukan untaian kisah kehidupan yang jujur, menyentuh hati, dan penuh dengan pesan optimisme yang bersahaja.

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vi
  • Kumbang Merindu Seroja ~ Dety Anugrah Fajarwati .... 1
  • Malaikat Cinta ~ Dety Anugrah Fajarwati .... 7
  • Sandal Jepit John Dalton ~ Dety Anugrah Fajarwati .... 17
  • Sekotak Bekal untuk Kakek ~ Dety Anugrah Fajarwati .... 22
  • Mawar ~ Pamula Trisna Suri .... 27
  • 90 Hari Mencari Cinta ~ Pamula Trisna Suri .... 34
  • Nilai Halal ~ Pamula Trisna Suri .... 47
  • Selembar Refleksi di Hari Itu ~ Lodevika Endang Sulastri .... 52
  • Mimpi Buruk Seorang Imam ~ Lodevika Endang Sulastri .... 58
  • Lyla ~ Miekedimiaty .... 66
  • Profil Penulis .... 77

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku !