• Cerpen

    Matahari di Ujung Jalan

    Potret humanis masyarakat marginal, resolusi konflik domestik, manifestasi fiksi edukatif.

    11 cerita pendek realis menangkap ketangguhan mental kaum akar rumput serta elegi ruang domestik lewat tutur bahasa yang ringan dan sarat empati.

    Read More
  • Resiliensi

    Mengantepi Rasa Rambang

    Penjinakan ketidakpastian, revolusi paksa pendidikan, dan pijar solidaritas komunitas.

    Memotret ketangguhan manusia abad ke-21 menstabilkan gejolak batin di tengah guncangan krisis global Covid-19.

    Read More
  • Monumen

    Inovasi Riset Guru Masa Pandemi

    Antologi metodologi PTS, kelas virtual interaktif, dan digitalisasi pedagogi.

    Mendokumentasikan 26 riset taktis guru SMAN 5 Yogyakarta yang merevolusi ruang hampa daring menjadi laboratorium pembelajaran kreatif.

    Read More
  • Perempuan

    Perempuan dalam Konflik Keluarga

    Eksplorasi teologi feminis Katolik dan seni komunikasi menavigasi badai domestik.

    Membedah peran perempuan sebagai subjek tangguh yang mengubah titik konflik keluarga menjadi ruang pemurnian iman dan sakramen perkawinan.

    Read More

Macapat Padhamara

Macapat Padhamara

Spesifikasi

Kode: 120066
Judul: Macapat Padhamara
Penulis: T. Wagimin
Editor: Y.B. Sukodi, Stepanus Wakidi
Tahun Terbit: 2026
ISBN: 978-623-7421-99-3 [KDT]
eISBN: 978-623-7421-97-9 [KDT]
ISBN PDF: 978-623-7421-98-6 [KDT]
Tebal: 112 (viii+104) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp105.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

“Di balik setiap bait macapat, tersimpan suara zaman, petuah kehidupan, dan cermin manusia.”

Macapat Padhamara hadir bukan sekadar sebagai kumpulan tembang Jawa, melainkan sebagai suluh kebijaksanaan yang menerangi perjalanan hidup. Dengan irama yang indah dan bahasa yang mengalir penuh rasa, buku ini mengajak pembaca menyelami kisah tentang alam, sejarah, cinta, bencana, moralitas, hingga potret kehidupan sosial masyarakat—semuanya dirangkai dalam keagungan tembang macapat.

Melalui pupuh-pupuh seperti Dhandhanggula, Asmaradana, Pangkur, Megatruh, hingga Pocung, T. Wagimin menghadirkan karya yang kaya makna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembaca akan menemukan kisah tentang legenda Jawa, peristiwa alam seperti banjir dan longsor, nilai perjuangan dalam Sumpah Palapa, hingga kritik sosial mengenai korupsi, revolusi mental, dan lunturnya sikap andhap asor dalam kehidupan modern.

Namun kekuatan buku ini tidak berhenti pada keindahan sastra. Setiap tembang memuat nasihat budi pekerti, ajaran kesabaran, kerendahan hati, cinta kasih, dan kesadaran akan hukum kehidupan. Dengan gaya bahasa yang halus namun menghunjam makna, Macapat Padhamara menghidupkan kembali tradisi macapat sebagai media refleksi dan tuntunan moral yang tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Buku ini menjadi jembatan antara warisan budaya Jawa dan persoalan manusia masa kini. Pembaca tidak hanya diajak menikmati keindahan bunyi dan irama tembang, tetapi juga merenungkan makna hidup melalui simbol, pasemon, dan filosofi yang diwariskan para leluhur.

Macapat Padhamara layak dimiliki oleh pecinta sastra Jawa, pemerhati budaya, pendidik, generasi muda, maupun siapa saja yang merindukan bacaan bernilai luhur. Sebab di dalam buku ini, tembang bukan hanya karya seni—melainkan suara kebijaksanaan yang tetap hidup, menuntun manusia agar lebih bijak memandang diri, sesama, dan kehidupan.

Daftar Isi

  • Atur Pambuka Penerbit .... v
  • Atur Cecala .... vi
  • Daftar Isi .... vii
  • I Atur Pambuka .... 1
  • II Gara-Gara Ing Bumi Mataram .... 2
  • Dandhang Gula .... 2
  • III Jatining Pepenginan .... 16
  • Asmaradana .... 16
  • IV Sulakso Hargo Gugur .... 21
  • Megatruh .... 21
  • V Dumadine Lintang Kemukus .... 24
  • Dhandhanggula .... 24
  • VI Sumpah Palapa .... 31
  • Pangkur .... 31
  • VII Timbule Nuh ing Jakarta 2013 .... 34
  • Megatruh .... 34
  • VIII Grahana Srengenge .... 41
  • Dhandhanggula .... 41
  • IX Tani Pengulir Budi .... 43
  • Kinanthi .... 43
  • X Pituture Tawon Madu .... 47
  • Pocung .... 47
  • XI Revolusi Mental .... 52
  • Dhandhanggula .... 52
  • XII Gunane Wit Gayam .... 55
  • Megatruh .... 55
  • XIII Wataking Janma Cinithak .... 58
  • Dhandhanggula .... 58
  • XIV Longsor Banjarnegara .... 61
  • Megatruh .... 61
  • XV Revolusi Bersih .... 64
  • Dhandhanggula .... 64
  • XVI Tresna Asih Gusti .... 67
  • Pocung .... 67
  • XVII Kolesterol Inggil .... 72
  • Dhandhanggula .... 72
  • XVIII Legenda Jaka Tingkir .... 74
  • Megatruh .... 74
  • XIX Revolusi Mental Isih Mental .... 76
  • Dhandhanggula .... 76
  • XX Atur Kagem Para Sepuh .... 79
  • Gambuh .... 79
  • XXI Hukum Karma .... 82
  • Dhandhanggula .... 82
  • XXII Filosofi Gombal lan Bangke Sona .... 84
  • Pangkur .... 84
  • XXIII Pasemon Anyebar Wiji .... 86
  • Dhandhanggula .... 86
  • XXIV Andhap Asor .... 88
  • Sinom .... 88
  • XXV Dirgahayu RI 72 Nyawiji ing Pengetan .... 92
  • Dhandhanggula .... 92
  • XXVI Jatining Katresnan .... 95
  • Mijil .... 95
  • XXVII Sabar Mring Cacading Liyan .... 98
  • Maskumambang .... 98
  • XXVIII Dikorupsi Malah Bathi .... 101
  • Durma .... 101
  • Babagan Panulis .... 103

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!