• Terbaru

    3 Alinea Kisah

    Kisah nyata mengenai cinta, ayah, ibu, anak, ulang tahun dalam 3 alinea.

    Sebagian besar mungkin sekilas tampak sederhana dan biasa saja, tetapi menjadi begitu bermakna dan kaya setelah terolah oleh pergulatan hidup dan refleksi bersama waktu.

    Read More
  • Novel

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa

    Sekar Ratri: Novel Basa Jawa karya R.N.D Krisnawati

    Pengajeng-ajeng gesang tentrem ing bebrayan, kanyata mas Sutrisno nyimpen sejarahing gesang ingkang mboten ngremenaken. Getun lan keduwung damel peperangan ing batinipun.

    Read More
  • Puisi

    Dari Ladang Pintubesi ke Brankas Koperasi

    Kumpulan Puisi karya kolaborasi seorang petani dan karyawan koperasi.

    Petani dan karyawan koperasi bergelut dengan pekerjaan harian riil.

    Read More
  • Teologi

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender

    Mewujudkan Keadilan & Kesetaraan Gender dari Perspektif Gereja

    Laki-laki dan perempuan diciptakan secitra dengan Allah dan memiliki martabat yang sama.

    Read More

Dalam Dekap Santo Fransiskus

Dalam Dekap Santo Fransiskus: Kumpulan Puisi Guru SMP Maria Mediatrix

Spesifikasi

Kode:120044
Judul:Dalam Dekap Santo Fransiskus: Kumpulan Puisi Guru SMP Maria Mediatrix
Penulis:Agnes Endah Priyastuti, Antonius Ady Siaga, Antonius Yandiatmoko, Astuti Tarigan, Benedicta Budi Krismastuti, Benediktus Wawan Istiawan, Damar Yogananta, Danis Setya, Krisantus Ardy Barata, Kristian Purwoatmojo, M.V. Djujandari, Maria Anna D.Tj., Maria Lucia Ervina, R. Wiryatmoko, Rohmadi, Rosari Niken Palupi, Rr. Kusdihantari, Sumartini, Taufan Febrianto, V. Rusmala Murti, V.S. Ariyanto
Tahun Terbit:2020
ISBN:978-623-7421-32-0
eISBN:-
ISBN PDF:-
Tebal:104 (viii+96) halaman
Harga:Rp40.000

Deskripsi

Dalam Dekap Santo Fransiskus – Kidung Pengharapan dari Ruang Kelas yang Sunyi

Buku "Dalam Dekap Santo Fransiskus" adalah sebuah antologi puisi yang lahir dari rahim keresahan sekaligus keteguhan hati para guru SMP Maria Mediatrix Semarang. Di balik kaku dan padatnya tumpukan administrasi, persiapan media pembelajaran, serta hiruk-pikuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), 21 pendidik ini berhasil meluangkan waktu untuk melakukan "revolusi rasa". Di tengah kelelahan menatap layar komputer dan berjibaku dengan teknologi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi, mereka memilih untuk berhenti sejenak, menarik napas dalam, dan menuangkan seluruh kegundahan mereka ke dalam bait-bait yang menyentuh jiwa.

Eksplorasi Rasa, Pandemi, dan Spiritualitas Fransiskan:

Katarsis di Tengah Kesibukan Virtual:
Buku ini bukan sekadar kumpulan kata, melainkan sebuah bentuk kelegaan emosional. Penulis menggambarkan bagaimana para guru, yang biasanya dikenal dengan kedisiplinan dan ketegasan, ternyata memiliki sisi lembut yang penuh makna. Puisi-puisi seperti "Melodi Dawai Rasa Virtual" dan "Di Bawah Bayang-bayang Corona" menjadi saksi bisu betapa teknologi takkan pernah bisa menggantikan kehangatan perjumpaan fisik. Melalui antologi ini, mereka mengurai benang kusut kejenuhan daring menjadi tenunan kata yang menguatkan.

Mendekap Spiritualitas Santo Fransiskus:
Judul buku ini mencerminkan kerinduan akan perlindungan dan kedamaian. Sebagaimana Santo Fransiskus Asisi mencintai alam dan sesama dengan penuh kesederhanaan, puisi-puisi di dalamnya—seperti "Sahaja" dan "Kebaikan Tuhan"—mengajak pembaca untuk kembali ke titik nol, menghargai hal-hal kecil yang sering terlupakan. "Dekapan" dalam konteks ini adalah simbol penyerahan diri dan ketenangan di tengah badai dunia yang tak menentu.

Warna-warni Kehidupan Pendidik:
Antologi ini menampilkan spektrum emosi yang luas. Ada rindu yang mendalam kepada anak didik ("Anak-anak Masa Depan"), penghormatan setinggi langit kepada orang tua ("Surat untuk Ibu", "Untuk Ayah Bundaku"), hingga refleksi eksistensial tentang waktu dan perpisahan. Keberagaman gaya bahasa dari 21 penulis yang berbeda memberikan kekayaan tekstur pada buku ini, menjadikannya sebuah mosaik pengalaman manusiawi yang utuh.

Kesimpulan: Hadiah Cinta untuk Dunia Pendidikan
Puncak dari buku "Dalam Dekap Santo Fransiskus" adalah sebuah pembuktian bahwa misi hidup sebagai pendidik tidak hanya tentang mentransfer ilmu, tetapi juga tentang merawat kemanusiaan melalui seni. Para guru SMP Maria Mediatrix Semarang menunjukkan bahwa di bawah tekanan situasi yang paling menyesakkan sekalipun, hasrat untuk mengolah kata dan rasa tidak boleh padam.

Spiritualitas yang ditawarkan dalam buku ini adalah spiritualitas yang jujur dan sportif dalam menerima keadaan, tetapi tetap memiliki nyali untuk terus bermimpi. Buku ini adalah persembahan kasih untuk memperingati Hari Guru Nasional, sebuah kado indah yang mengingatkan kita bahwa setiap guru adalah penyair bagi masa depan murid-muridnya. Bacaan ini sangat direkomendasikan bagi para praktisi pendidikan, pecinta sastra, dan siapa pun yang ingin merasakan denyut nadi perjuangan seorang guru di balik layar virtual yang dingin.


Daftar Isi

  • Setetes Embun oleh Maria Anna D.Tj. .... v
  • Dalam Dekap Santo Fransiskus oleh Rohmadi .... vi
  • Daftar Isi .... vii
  • Rohmadi .... 1
  • Mereka Telah Diserahkan pada Kita .... 2
  • Dalam Dekap Santo Fransiskus .... 4
  • Perpisahan .... 5
  • Surat untuk Ibu .... 6
  • Mencari Jejak Kunang-Kunang .... 8
  • Melepas Kata .... 9
  • Kebaikan Tuhan .... 10
  • Episode Waktu Kita .... 11
  • Sahaja .... 12
  • Aku Melepasmu .... 13
  • Di Bawah Bayang-bayang Corona .... 14
  • Rekonsiliasi .... 16
  • Nestapa di Cerucup Jarum Malam .... 17
  • Menuju ke Titik Nol .... 18
  • Ikhtiar .... 19
  • Dorothea yang Bermata Bening .... 20
  • Negeri Pilihan Batara .... 21
  • Agnes Endah Priyastuti .... 22
  • Cerita Cinta .... 23
  • Wabah .... 24
  • Namamu Cantik .... 25
  • Maria Anna D.Tj. .... 26
  • Seandainya .... 27
  • Bayangan .... 28
  • Tembang Rindu .... 29
  • Ilalang .... 30
  • Meragu .... 32
  • V.S. Ariyanto .... 33
  • Reformasi Bantal .... 34
  • Darah di Jalan Aspal .... 35
  • Pesan untuk Anak-anak yang Luar Biasa ... .... 36
  • Di Ujung Malam Engkau Menunggu ... .... 38
  • Suatu Pagi di Taman Kota .... 39
  • Rindu .... 40
  • Mitoni ... .... 41
  • Astuti Tarigan .... 42
  • Terima Kasih untuk Cinta-Mu .... 43
  • Krisantus Ardy Barata .... 45
  • Deburan Gelora Penjaga Tol Langit .... 46
  • Tak Pernah Berhenti .... 48
  • Melodi Dawai Rasa Virtual .... 49
  • Benedicta Budi Krismastuti .... 50
  • Lengang .... 51
  • Ruang Sunyi .... 52
  • Terima Kasih Bunda .... 53
  • Rr. Kusdihantari .... 54
  • Terbayang Anakku .... 55
  • M.V. Djujandari .... 56
  • Rindu .... 57
  • Damar Yogananta .... 58
  • Anak-anak Masa Depan .... 59
  • Roman dan Misi .... 60
  • Danis Setya .... 61
  • Kini … .... 62
  • Baru Kali Ini … .... 63
  • Antonius Ady Siaga .... 64
  • Diam .... 65
  • Kristian Purwoatmojo .... 66
  • Pahlawan Hidupku .... 67
  • Sumartini .... 68
  • Ibuku .... 69
  • R. Wiryatmoko .... 70
  • C-19 .... 71
  • E.N .... 72
  • RW .... 74
  • V. Rusmala Murti .... 75
  • Untuk Ayah Bundaku .... 76
  • Rosari Niken Palupi .... 78
  • Aku dan Kamu .... 79
  • Rumah .... 80
  • Taufan Febrianto .... 82
  • Kepada Angin .... 83
  • Pandemi .... 84
  • Bumiku Menangis .... 85
  • Dari Lidah .... 86
  • Maria Lucia Ervina .... 87
  • Corona .... 88
  • Benediktus Wawan Istiawan .... 89
  • Sumarah .... 90
  • Prasetyaku .... 92
  • Panguripan .... 93
  • Antonius Yandiatmoko .... 94
  • Seperempat Abad Melangkah .... 95