• Pendidikan

    Sisi Manusiawi di Balik Sosok Guru

    Kisah reflektif tentang suka duka profesi guru modern.

    Membongkar formalitas kelas dengan menyuguhkan gerutu, pengorbanan, dan pergulatan batin pendidik sebagai manusia biasa secara jujur.

    Read More
  • Autobiografi

    Guru SD Meraih Gelar Doktor

    Kisah nyata perjuangan pendidik perbatasan menembus keterbatasan ekonomi.

    Menceritakan kegigihan anak Toraja yang merantau ke Nunukan, membangun sekolah pedalaman, hingga sukses meraih gelar akademik tertinggi.

    Read More
  • Humaniora

    Puisi Wajah-Wajah Berjasa

    Mosaik kehidupan pejuang akar rumput, kritik sosial, dan rima.

    Merekam visual realitas kemanusiaan kaum marjinal, personifikasi benda, satire politik, serta menyajikan panduan teknik kepenulisan persajakan yang matang.

    Read More
  • Perempuan

    Novel Bahasa Jawa Sekar Ratri

    Potret ketangguhan wanita Jawa, dinamika batin, dan kemandirian ekonomi.

    Novel berbahasa Jawa karya R.N.D. Krisnawati ini mengisahkan perjuangan Ratri menghadapi rahasia kelam masa lalu keluarga hingga bencana gempa Bantul 2006.

    Read More

Corona dalam Untaian Sonian

Corona dalam Untaian Sonian

Spesifikasi

Kode: 120043
Judul: Corona dalam Untaian Sonian
Penulis: Zaenab
Editor: Stepanus Wakidi
Tahun Terbit: 2020
ISBN: 978-623-7421-27-6
Tebal: 64 (viii+56) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Corona dalam Untaian Sonian – Rekaman Jiwa, Adaptasi Digital, dan Sisi Humanis Seorang Guru Kimia

Buku "Corona dalam Untaian Sonian" merupakan sebuah antologi puisi tunggal setebal 64 halaman yang menyajikan keunikan tersendiri dalam khazanah sastra modern Indonesia. Ditulis oleh Dra. Hj. Zaenab, M.Si., seorang guru mata pelajaran Kimia di SMK Negeri 4 Gowa, Sulawesi Selatan, buku ini merangkum 60 puisi bergaya sonian. Format sonian—sebuah bentuk puisi baru khas Nusantara yang mengikat bait-baitnya dalam aturan jumlah suku kata tertentu—menjadi media katarsis yang sangat pas bagi penulis untuk mengabadikan untaian pengalaman hidup, rutinitas harian, serta gejolak curahan hatinya saat krisis kesehatan global menguji ketangguhan bangsa.

Mosaik Adaptasi Dunia Pendidikan, Sentuhan Lokal, dan Kepasrahan Jiwa:

1. Dinamika Pendidikan Modern dan Transformasi Digital:
Sebagai seorang pendidik di garis depan, penulis secara sportif merekam kegamangan sekaligus semangat adaptasi dunia persekolahan saat ruang kelas konvensional mendadak berpindah ke ruang virtual. Melalui judul-judul puisi yang sangat akrab di telinga kita seperti "Belajar dari Rumah", "Webinar", "Online", "PPDB Online", hingga "MPLS", Dra. Hj. Zaenab memotret realitas harian guru dan murid yang harus lincah berselancar di dunia maya. Puisi-puisi ini bertindak sebagai memoar sejarah mengenai bagaimana dedikasi seorang guru tidak lantas memudar, melainkan bertransformasi menjadi energi dahsyat demi mengawal masa depan generasi bangsa.

2. Kepekaan Sosial dan Romantisme Sudut Daerah:
Radar humaniora penulis bergerak lincah keluar dari batas ruang kelas virtual untuk menangkap denyut kehidupan di sekitarnya. Kehadiran latar lokalitas yang kuat memberikan warna yang sangat manis dan personal pada antologi ini. Pembaca diajak melintasi keindahan "Malino", melewati "Jembatan Kembar", hingga menikmati kehangatan sederhana di "Lesehan Cobek-Cobek". Sisi empati sosial yang tinggi juga terpancar lewat penghormatan tulusnya kepada para tenaga medis yang tertuang dalam bait "Garda Terdepan" serta "Perawat", sebuah apresiasi harian yang lahir dari lubuk hati terdalam seorang warga negara.

3. Refleksi Spiritual dan Ruang Jeda di Sepertiga Malam:
Kekuatan utama yang membuat bait-bait sonian dalam buku ini terasa begitu sejuk adalah keteguhan spritual penulisnya. Di sela-sela rasa cemas menghadapi ketidakpastian zaman, muncul kesadaran batin untuk melambat dan berserah diri pada ketetapan Ilahi. Melalui untaian kata yang ritmis dalam "Seperempat Malam", "Sujudku", dan "Rindu Baitullah", penulis menawarkan jalan pulang yang menenangkan. Beliau mengingatkan kita bahwa di balik sunyinya suasana sekolah dan riuhnya berita duka, selalu ada ruang untuk mempertebal rasa syukur dan mengetuk pintu langit lewat doa-doa tulus yang dipanjatkan di keheningan dini hari.

Kesimpulan: Formulasi Bahasa Sastra yang Menggugah Empati
Pada akhirnya, antologi "Corona dalam Untaian Sonian" berhasil membuktikan bahwa sains dan sastra bisa berjalan beriringan dengan sangat harmonis. Seorang guru Kimia terbukti mampu merajut diksi harian yang bersahaja menjadi formula puisi sonian yang bertenaga, tanpa harus terjebak dalam penggunaan bahasa langit yang rumit.

Buku ini menjadi pilihan bacaan yang sangat ringan, menyegarkan, sekaligus kaya akan nilai-nilai kehidupan. Sangat direkomendasikan bagi sesama rekan pendidik, pelajar yang ingin mempelajari struktur puisi sonian, serta para pecinta literasi yang merindukan kisah-kisah perjuangan harian yang jujur, menyentuh hati, dan penuh dengan pesan optimisme.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vii
  • Medio Maret .... 1
  • Kerinduan .... 2
  • Belajar dari Rumah .... 3
  • Corona .... 4
  • Garda Terdepan .... 5
  • Webinar .... 6
  • Sekolahku .... 7
  • Kapankah .... 8
  • Jagalah .... 9
  • Sepi .... 10
  • Kupu-Kupu .... 11
  • Malino .... 12
  • Guru Dahsyat Nusantara .... 13
  • Dosaku .... 14
  • Kasihku .... 15
  • Rindu Baitullah .... 16
  • Karyaku .... 17
  • Hujan .... 18
  • Sekolahku .... 19
  • Cintaku .... 20
  • Malioboro .... 21
  • Telah Pergi .... 22
  • Seperempat Malam .... 23
  • Generasiku .... 24
  • Dunia Maya .... 25
  • Lesehan Cobek-Cobek .... 26
  • Jembatan Kembar .... 27
  • Sahabat Lama .... 28
  • Teh Manis .... 29
  • E-Panrita Optima .... 30
  • Online .... 31
  • Berdoalah .... 32
  • Sujudku .... 33
  • Cerita Kita .... 34
  • Doaku .... 35
  • Putraku .... 36
  • Perwalianku .... 37
  • Kelulusan .... 38
  • Anandaku .... 39
  • Hati .... 40
  • Asa .... 41
  • Kasih .... 42
  • Kau dan Aku .... 43
  • Tak Kan Kembali .... 44
  • Dini Hari .... 45
  • Ujian Semester .... 46
  • Ketika .... 47
  • Perawat .... 48
  • PPDB Online .... 49
  • Rasa Syukur .... 50
  • Ambulance .... 51
  • Tetanggaku .... 52
  • MPLS .... 53
  • Profil Penulis .... 54

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!