Ratapan Rindu
|
Spesifikasi
|
Deskripsi
Ratapan Rindu – Letupan Rasa, Imajinasi, dan Catatan Zaman Generasi Muda Yogyakarta
Buku "Ratapan Rindu: Kumpulan Puisi dan Kisah Siswa SMA K Sang Timur Yogyakarta" merupakan sebuah karya antologi kolaboratif setebal 106 halaman yang mendokumentasikan proses olah rasa dan olah pikir para remaja. Diterbitkan pada tahun 2020, antologi ini merangkum puluhan karya kreatif berupa puisi dan cerita pendek hasil goresan pena para peserta didik angkatan 2019. Melalui lembaran-lembaran buku ini, pembaca diajak mengintip dunia batin masa remaja yang dinamis, jujur, serta sarat akan kepekaan terhadap realitas di sekeliling mereka.
Mosaik Eksplorasi Rasa, Penghormatan Humaniora, dan Saksi Sejarah Harian:
1. Dinamika Romansa, Persahabatan, dan Pencarian Makna Diri:
Dunia remaja selalu lekat dengan gejolak emosi dan pencarian identitas diri. Melalui cerpen seperti "Biarkan Cinta Mengajarimu" karya Silvestra Desinta, pembaca disuguhkan potret harian tentang manisnya rasa jatuh hati sepasang remaja. Sisi emosional tersebut diimbangi oleh untaian puisi penuh makna seperti "Paradigma Rinduku", "Lembayung", dan "Kisah Kita". Melalui karya-karya ini, para siswa secara sportif mengekspresikan harapan, kerinduan, serta impian untuk bertumbuh menjadi insan yang lebih bermakna di masa depan.
2. Penghormatan Humaniora dan Kepedulian Terhadap Lingkungan:
Radar empati para siswa SMA K Sang Timur Yogyakarta terbukti bergerak melampaui batas ruang kelas domestik. Kepekaan sosial dan rasa hormat yang tinggi tertuang nyata dalam cerpen "Pahlawan Indonesia", sebuah media bagi generasi muda untuk meneladani ketangguhan para pejuang bangsa. Penghargaan yang tulus juga ditujukan kepada sosok-sosok berjasa di sekitar mereka melalui bait puitis bertajuk "Ayah" dan "Petani". Tidak ketinggalan, kepedulian harian terhadap kelestarian ekologi tersampaikan secara manis lewat puisi "Puisi Alam" serta "Angin".
3. Rekaman Transisi Zaman dan Krisis Global:
Daya pikat utama dari antologi ini adalah posisinya sebagai dokumen sosial yang menangkap denyut sejarah. Ditulis di masa peralihan menuju dekade baru, buku ini merekam langsung kegamangan sekaligus ketangguhan mental anak muda saat dunia mendadak diguncang krisis kesehatan. Lewat puisi-puisi reflektif mengenai "Corona" dan "Virus Corona di Bulan April", serta cerpen "Akibat Menyepelekan Corona", para siswa mengabadikan memori kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan serta hikmah di balik gerakan belajar dari rumah.
Kesimpulan: Wadah Kreativitas yang Menggugah Potensi Literasi
Pada akhirnya, antologi "Ratapan Rindu" menjadi bukti nyata keberhasilan metode pembelajaran kreatif di sekolah. Melalui media puisi dan cerita pendek, para peserta didik tidak hanya sekadar bermain diksi, rima, atau majas, melainkan sedang berlatih menyampaikan amanat kehidupan dengan cara yang sangat bersahaja.
Buku ini menjadi pilihan bacaan yang sangat ringan, menyegarkan, sekaligus mengalir lancar. Sangat direkomendasikan bagi sesama rekan pelajar sebagai pemantik motivasi menulis, para guru sebagai referensi dokumentasi karya siswa, serta siapa saja yang ingin bernostalgia menikmati kejujuran rasa khas dunia remaja yang penuh dengan warna dan inspirasi membumi.
Daftar Isi
- Kata Pengantar .... v
- Daftar Isi .... vii
- Puisi .... 1
- Milenial ~ Everald Ariel Agathon .... 3
- Iman dan Keyakinan ~ Danielle Rahajeng Worang .... 4
- Angin ~ Henny Anastasya Ridwan Kbarek .... 5
- Kisah Kita ~ Emiliana Ayu Puspita Sari .... 6
- Infinity ~ Yoshua Basilius Simatupang .... 7
- Ayah ~ Cornelia Adriana Dias .... 8
- Namun ~ Natalia Julien Marlitha Nikijuluw .... 9
- Petani ~ Kevin Pristanta Ginting .... 10
- Lembayung ~ Stefania Regina Sitorus .... 11
- Ruang Kosong ~ Grace Dece Duma Tiur Tumanggor .... 12
- Perpisahan, Kasih, dan Hidup ~ Michael Edgar Rahadewa Paksi .... 13
- Alur ~ Hulda Isa Waweini .... 14
- Puisi Alam ~ Felis Cornelius Gea .... 15
- Natal ~ Ignatius Pratama Sambekok .... 16
- Paradigma Rinduku ~ Natalia Diana Lestari .... 17
- Indonesia Mampu ~ Stefanus Natalino .... 18
- Sahabat ~ Yoseph Andri Darmawan .... 19
- Menunggu ~ Rika Charina Dyah Pramesti .... 20
- 17 ~ Arnita Bella Hanadifa .... 21
- Aku Rindu ~ Oktavianus D.P.W .... 22
- Angin ~ Nicodemus Yoga .... 23
- Detik Perpisahan ~ Ivan Kristian Harefa .... 24
- Harapan ~ Dionisius Reno Adi Prasetyo .... 25
- Jadi Setara ~ Giacinta Mary Christina .... 26
- Micin ~ Eduardus O.K. .... 27
- Penghujung Rindu ~ Nicolas Rangga Agam Wicaksana .... 28
- Persahabatan ~ Laura H. Fibiolita Tarigan .... 29
- Secerah Mimpi ~ Y. Putro Katon Pangestu .... 30
- Senja ~ Mikael .... 31
- Tak Ada Kata Menyerah ~ Fransiska Nandita .... 32
- Uang ~ Alf. E. Berteen. N .... 33
- Demokrasi Belajar ~ Silvestra Desinta Forceps E. .... 35
- Kau ~ Cicilia Cindy Permata D. Meylan .... 36
- Nasionalisme ~ Yesaya Putra Andika .... 38
- Diam ~ Agatha Tata .... 39
- Corona ~ Agatha Tata .... 40
- Sendiri ~ Ronata Mayung Allo .... 41
- Hey Tayo ~ Cicilia Cindy Permata D. Meylan .... 42
- Lelaki Kecil ~ Gradiana Clara Masaubat .... 43
- Corona ~ Christopher Mangundap .... 44
- Corona ~ Arya Maharddhika Singal .... 45
- Ratapan Rindu ~ Gradiana Clara Masaubat .... 46
- Bangkitlah Indonesiaku ~ Yohannes Raffi Laksmana .... 48
- Virus Corona di Bulan April ~ Selinus Reyhard Wonda .... 49
- Cipta Bencana ~ Daniela Sayunika Hae .... 50
- Cerpen dan Kisah .... 51
- Cinta Lingkungan Sekolah ~ Felicitas Gamaliel Delita Navilah .... 52
- Pahlawan Indonesia ~ Clara Masaubat .... 56
- Biarkan Cinta Mengajarimu ~ Silvestra Desinta Forceps E. .... 63
- Tak Tahu Sampai Kapan ~ Debora Echa Angelika .... 68
- Situ Lanang ~ Skolastika Mutiara Sherli .... 73
- Seorang Bintang ~ Gaudentius Devano Abyantara Erwianda .... 78
- Akibat Menyepelekan Corona ~ Bernadus Frederik Saragih .... 83
- Lebih Baik di Rumah ~ Bernadus Alden Horrison .... 86