• Dual Mission Credit Union

    Ekonomi

    Dual Mission Credit Union

    Keseimbangan profitabilitas finansial, inkubasi bisnis akar rumput, dan literasi keuangan.

    membedah keberhasilan CU dalam mensinergikan tata kelola bisnis yang tepercaya dengan misi pemberdayaan sosial ekonomi komunitas.

    Read More
  • Cerpen dan Puisi Anak

    Literasi

    Cerpen dan Puisi Anak

    Penanaman moralitas dini, stimulasi imajinasi puitis, dan pengolahan empati anak.

    Merajut enam cerpen dan 36 puisi sebagai instrumen spiritual dan literasi guna menumbuhkan karakter luhur serta kepekaan estetika anak.

    Read More
  • Esai Educating Mind and Heart

    Pedagogi

    Esai Educating Mind and Heart

    Otopsi komersialisasi universitas, pelestarian bahasa daerah, integrasi karakter etis.

    Mendekonstruksi pabrik ijazah, menuntut reformasi kebijakan demi mewujudkan pendidikan holistik yang memanusiakan nalar sekaligus menyentuh nurani.

    Read More
  • Antologi Puisi Seruni

    Seruni

    Antologi Puisi Seruni

    Harmoni rasa, sketsa edukasi, dan sentuhan nurani lintas profesi.

    Merangkum ketangguhan batin perempuan, elegi kerinduan emosional, kritik keseharian, hingga rekaman adaptasi zaman atas krisis global.

    Read More

Guru Honorer

Guru Honorer: Kumpulan Puisi #33

Spesifikasi

Kode: 120037
Judul: Guru Honorer: Kumpulan Puisi #33
Penulis: Ayu Pebrina Dewi Setyorini, Elisabet Sri Hartati, Evy Christh, Gusnawati, Lodevika Endang Sulastri, Lusia Yuli Hastiti, Sumadi Alkindi, Yerem B. Warat
Tahun Terbit: 2020
ISBN: 978-623-7421-18-4
Tebal: 84 (viii+76) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

Guru Honorer – Suara Pengabdian, Jalinan Haiku, dan Refleksi Estetis Penjaga Literasi

Buku "Guru Honorer: Kumpulan Puisi #33" merupakan sebuah antologi sastra kolaboratif setebal 84 halaman yang lahir sebagai volume ke-33 dari gerakan kreatif Komunitas Guru Menulis. Buku ini merangkum puluhan karya pilihan hasil buah pikiran delapan penyair bertalenta: Ayu Pebrina Dewi Setyorini, Elisabet Sri Hartati, Evy Christh, Gusnawati, Lodevika Endang Sulastri, Lusia Yuli Hastiti, Sumadi Alkindi, dan Yerem B. Warat. Menggunakan tajuk yang sangat lekat dengan realitas dunia pendidikan akar rumput, antologi ini menyajikan perpaduan unik antara disiplin sastra tradisional Jepang berupa haiku dan kebebasan berekspresi lewat puisi bebas.

Mosaik Pengabdian Bersahaja, Struktur Haiku, dan Dinamika Rasa Keseharian:

1. Potret Jujur Dunia Pendidikan dan Suara Guru Honorer:
Judul utama buku ini, yang diangkat dari puisi "Guru Honorer" karya Yerem B. Warat, bertindak sebagai jangkar emosional yang sangat kuat bagi keseluruhan antologi. Melalui untaian puisi bebasnya, Yerem secara sportif memotret potret harian, dedikasi tanpa pamrih, serta ketangguhan mental para pendidik yang berjuang di garis depan literasi meski dalam keterbatasan. Ketajaman sosial ini diperkuat oleh Lusia Yuli Hastiti melalui puisi bertajuk "Kelas Kosong" dan "Surga yang Hilang", sebuah refleksi harian mengenai ruang-ruang sekolah yang sempat sunyi akibat hantaman krisis global.

2. Keindahan Haiku dan Refleksi Spiritual yang Menentramkan:
Daya tarik estetis yang membedakan buku ini dari volume lainnya adalah ruang khusus bagi penulisan haiku. Lodevika Endang Sulastri, Sumadi Alkindi, dan Evy Christh menyajikan rangkaian bait ringkas berstruktur ketat namun sarat makna. Melalui judul-judul spritual seperti "Pastoral Reparatif", "Bagai Bejana Tanah Liat", hingga "Ekaristi Suci", para penulis menawarkan jalan pulang yang teduh untuk menata kembali kedamaian jiwa. Gaya penulisan yang melambat ini mengajak pembaca belajar dari hal-hal sederhana untuk menemukan keagungan Ilahi di sela rutinitas yang padat.

3. Warna-Warni Emosional, Romansa, dan Sketsa Humor Urban:
Antologi ini ditutup dengan spektrum rasa yang sangat kaya warna oleh Ayu Pebrina Dewi Setyorini dan Gusnawati. Ayu membawa kesegaran tersendiri lewat puisi pendek bertema harian yang jenaka sekaligus reflektif, seperti "Knalpot", "Saldoku", hingga "Virus Corona". Sementara itu, Gusnawati melantunkan nada-nada romansa dan spritual yang kental lewat "Senandung Rindu di Bulan Ramadan", disusul oleh Elisabet Sri Hartati dengan "Kidung Agung". Perpaduan ini memastikan pembaca mendapatkan pengalaman batin yang lengkap saat membuka lembar demi lembar buku ini.

Kesimpulan: Prasasti Kata yang Menggugah Empati
Pada akhirnya, antologi "Guru Honorer" berhasil membuktikan bahwa menulis adalah media katarsis terbaik bagi para guru untuk merawat kepekaan rasa di tengah kesibukan mengajar. Rangkaian kata yang terjalin dari delapan isi kepala yang berbeda ini dikemas menggunakan pilihan diksi yang sangat ringan, mengalir lancar, tetapi tetap memiliki kedalaman makna yang membumi tanpa harus terjebak dalam bahasa langit yang rumit.

Buku ini menjadi pilihan bacaan yang sangat menyegarkan, ringan, sekaligus memberikan kehangatan bagi siapa saja. Sangat direkomendasikan bagi rekan sejawat pendidik, pelajar yang ingin mempelajari teknik menulis haiku, serta para pecinta literasi Nusantara yang merindukan bait-bait puitis bersahaja untuk menemani waktu santai di sore hari bersama secangkir teh hangat.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vi
  • Haiku .... 1
  • Lodevika Endang Sulastri .... 2
  • Pastoral Reparatif .... 3
  • Potret diri .... 4
  • Komunitas .... 5
  • Persatuan .... 6
  • Solidaritas .... 8
  • Tobat .... 9
  • Bunda Pelindung .... 11
  • Keagungan Ilahi .... 12
  • Jatuh Cinta pada Hati-Nya .... 13
  • Semangat Visioner .... 14
  • Ekaristi Suci .... 15
  • Bagai Bejana Tanah Liat .... 16
  • Alumni .... 17
  • Sahabat .... 19
  • Patriot Sejati .... 20
  • Sumadi Alkindi .... 22
  • Haiku Sumadi Alkindi .... 23
  • Evy Christh .... 28
  • Haiku Evy Christh .... 29
  • Ayu Pebrina Dewi Setyorini .... 34
  • Matahari .... 35
  • Senja .... 35
  • Knalpot .... 35
  • Bunga .... 35
  • Bibir .... 35
  • Senyummu .... 36
  • Nyiur .... 36
  • Pencuri Hati .... 36
  • Foto Model .... 36
  • Lintang .... 36
  • Virus Corona .... 37
  • Sepedaku .... 37
  • Surya .... 37
  • Rindu .... 37
  • Doa .... 37
  • Si Jomblo .... 38
  • Pelangi .... 38
  • Buah Hati .... 38
  • Gundah Gulana .... 38
  • Hadirmu .... 38
  • Cinta .... 39
  • Saldoku .... 39
  • Undian Berhadiah .... 39
  • Petasan .... 39
  • Pesawat .... 39
  • Puisi Bebas .... 40
  • Yerem B. Warat .... 41
  • Guru Honorer .... 41
  • Anjing Tak Kukenal .... 43
  • Di Bawah Senja .... 44
  • Tongkat .... 45
  • Menanti .... 46
  • Lusia Yuli Hastiti .... 47
  • Kekuatan .... 48
  • Malam .... 49
  • Keagungan .... 50
  • Di Pemakaman .... 51
  • Musnah .... 52
  • Membaca Masa Lalu .... 53
  • Bising .... 54
  • Kelas Kosong .... 55
  • Surga yang Hilang .... 56
  • Kebijaksanaan .... 57
  • Lima Detik Saja .... 58
  • Dikejar Bayang-Bayang .... 59
  • Puisi .... 60
  • Hasrat .... 61
  • Dunia Kini .... 62
  • Gusnawati .... 63
  • Bungaku Menangis .... 64
  • Marhaban, Yaa ... Ramadan Kareem .... 65
  • Senandung Rindu di Bulan Ramadan .... 66
  • Perempuan di Balik Pelukan Kekasih .... 67
  • Asmara Terlarang .... 69
  • Elisabet Sri Hartati .... 70
  • Mandi Cahaya Cinta .... 71
  • Kidung Agung .... 72

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!