• Romantisme Perahu Kertas

    Romantisme

    Romantisme Perahu Kertas

    Dilema pedagogi guru, katarsis ruang sunyi, dan satir kebangsaan.

    Merajut simbol kerapuhan takdir manusia, paradoks rapor karakter murid, serta refleksi teologis harian.

    Read More
  • Cerita Karakter Anak Kesatria Kristus

    Murid Kristus

    Cerita Karakter Anak Kesatria Kristus

    Penanaman nilai-nilai karakter Kristiani, aktualisasi kasih harian, dan stimulasi empati anak.

    Inspirasi bagi anak agar berani mengimplementasikan iman dan teladan kasih melalui perbuatan nyata sehari-hari.

    Read More
  • Kumpulan Cerpen Kehidupan

    Cerpen

    Kumpulan Cerpen Kehidupan

    Potret konflik domestik harian, resiliensi akar rumput, dan disrupsi gawai modern.

    Menghadirkan sembilan cerpen realis yang jujur dalam menangkap memori kolektif pandemi, luka psikologis keluarga, hingga benturan budaya digital.

    Read More
  • Menyukat Kesemenjanaan Kita

    Takaran

    Menyukat Kesemenjanaan Kita

    Pandemi adalah cermin retak yang memaksa kita mengukur ulang standar kemanusiaan.

    Menguliti ketangguhan moral, kreativitas, dan keruntuhan ego manusia saat dihajar krisis global.

    Read More

Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi

Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #7

Spesifikasi

Kode: 120008
Judul: Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi: Kumpulan Puisi Oktober 2018 #7
Penulis: Aloysius Kristiawan, Andika Widaswara, Azza Nuraida Mellati, Desrianti, Endang Prihatin, Imam Safi’i, Misdianto, Patriah Pujarsono, Raudhoh Naratiba, Rizka Sri Wulandari
Tahun Terbit: 2018
ISBN: 978-602-53059-7-9
Tebal: 82 (viii+74) halaman
Ukuran: 14.5x21 cm
Harga: Rp40.000

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!

Deskripsi

“Ada kenangan yang tak pernah benar-benar pergi—ia tinggal diam di antara aroma kopi dan sunyi yang tak selesai.”

Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi adalah kumpulan puisi yang merangkum rasa-rasa paling manusiawi: cinta, rindu, kehilangan, harapan, kesepian, dan pencarian makna hidup. Melalui bait-bait yang hangat sekaligus menggugah, buku ini mengajak pembaca menyelami ruang batin tempat kenangan, doa, dan harapan saling berkelindan seperti aroma kopi yang perlahan menguar di pagi hari.

Lahir dari kreativitas para guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis, buku ini menghadirkan 55 puisi karya 11 penulis dengan tema yang beragam namun saling terhubung oleh kedalaman rasa. Ada puisi tentang cinta yang tertinggal, perjuangan hidup, dunia pendidikan, kegelisahan sosial, spiritualitas, hingga harapan sederhana yang membuat manusia tetap bertahan menghadapi waktu.

Melalui puisi-puisi seperti Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi, Dialog Senja, Tentang Hujan, Negeri Seribu Kontroversi, Cermin Pendidikan Hari Ini, hingga Bertasbih dalam Kesepian, pembaca diajak menikmati perjalanan emosi yang intim dan reflektif. Setiap puisi terasa seperti percakapan lirih dengan diri sendiri—kadang hangat, kadang getir, tetapi selalu meninggalkan makna.

Keistimewaan buku ini terletak pada keberanian para penulis menghadirkan pengalaman hidup dalam bahasa yang sederhana namun penuh daya sentuh. Ada romantisme, kritik sosial, nilai kemanusiaan, hingga spiritualitas yang diramu secara puitis tanpa kehilangan kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari. Karena ditulis oleh para pendidik, puisi-puisi di dalamnya juga memancarkan kepekaan, empati, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan ruang untuk mengenang, merenung, dan memahami bahwa setiap manusia pernah memiliki “bayangan” yang tinggal dalam ingatan mereka. Buku ini cocok bagi pecinta sastra, penikmat puisi reflektif, penikmat kopi dan senja, maupun siapa saja yang ingin menemukan kembali serpihan perasaan yang pernah hilang.

Sebab terkadang, dalam secangkir kopi yang sederhana, manusia dapat menemukan kembali cinta, luka, dan dirinya sendiri.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar .... v
  • Daftar Isi .... vii
  • Aloysius Kristiawan .... 1
  • Janji Kita Menyatukan Hati .... 2
  • Jiwa Muda Menepi di Langit Jingga (1) .... 4
  • Jiwa Muda Menepi di Langit Jingga (2) .... 5
  • Bila Kebenaran .... 6
  • Imam Safi?i .... 7
  • Secangkir Kopi Hangatku .... 8
  • Penantianku .... 9
  • Kurindu Belai Kasihmu .... 10
  • Di Bawah Kibaran Panjimu .... 11
  • Secercah Asa Menanti di Sana .... 12
  • Ketika Alam Mulai Bicara .... 13
  • Pelanduk di Cerang Rimba .... 14
  • Endang Prihatin .... 15
  • Cerita Manis di Kelas .... 16
  • Kado yang kunanti .... 17
  • Andika Widaswara .... 19
  • Dialog Senja .... 20
  • Pada Sebuah Titik .... 21
  • Episode Perpisahan .... 22
  • Tentang Hujan .... 23
  • Kutemukan Bayangmu dalam Secangkir Kopi .... 24
  • Azza Nuraida Mellati .... 25
  • Asa Padamu Ilahi Rabbi .... 26
  • Hanya Dirimu .... 27
  • Kutitipkan Padamu Mega .... 28
  • Rindu Nan Membara .... 29
  • Seluruh Rinduku .... 30
  • Patriah .... 31
  • Senja Berduka .... 32
  • Ujianmu dan Mereka Tak Sama .... 33
  • Belajar Milik Kita .... 34
  • Perjalanan .... 35
  • Langkah Tak Berujung .... 36
  • Asa Ini Padamu .... 37
  • Kau Jaga Hatiku .... 38
  • Kautak Perlu Tahu .... 39
  • Akhirnya Kau Pergi .... 40
  • Kembali Kunci Hati .... 41
  • Misdianto .... 42
  • Seonggok Kertas .... 43
  • Negeri Seribu Kontroversi .... 44
  • Berlari dengan Waktu .... 45
  • Mengukir pada Langit .... 46
  • Rizka Sri Wulandari .... 47
  • Jarik .... 48
  • Cawan Kecongkakan .... 49
  • Pujarsono .... 50
  • Tawa Azizah .... 51
  • Puisi Tanpa Suara .... 52
  • Menjadi yang Berguna .... 53
  • Literasi Sejarah .... 54
  • Tak Mengapa Berbeda .... 55
  • Desrianti .... 56
  • Bertasbih dalam Kesepian .... 57
  • Senyummu Adalah Nafasku .... 58
  • Rasa Cinta Oemar Bakri .... 59
  • Cermin Pendidikan Hari Ini .... 60
  • Kutatap langit perlahan memudar .... 61
  • Menjelang Hari Yang di Tunggu .... 62
  • Raudhoh Naratiba .... 64
  • Esok .... 65
  • Kepastian .... 66
  • Sahabat Mawar .... 67
  • Pangeran Hati .... 68
  • Bahagia Itu Mudah .... 69

Jika Anda tertarik untuk menerbitkan buku serupa, silakan kunjungi ketentuan Penerbitan Buku!