Deskripsi
“Kadang, kerinduan paling sunyi hanya mampu berbicara lewat puisi.”
Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela adalah kumpulan puisi yang lahir dari keheningan, doa, cinta, kenangan, dan pergulatan hati manusia dalam memaknai hidup. Melalui bait-bait yang lembut dan penuh perasaan, buku ini mengajak pembaca menyelami ruang batin yang sering kali tak sanggup diungkapkan oleh percakapan biasa.
Ditulis oleh tiga guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Menulis, buku ini menghadirkan 65 puisi dengan nuansa yang kaya: spiritualitas, keluarga, pendidikan, cinta, kerinduan, kehilangan, hingga refleksi tentang perjalanan hidup. Setiap puisi hadir seperti potongan cahaya di tengah gelap malam—menenangkan, hangat, sekaligus menggugah kesadaran pembaca tentang arti kasih, harapan, dan keteguhan hati.
Melalui puisi-puisi seperti Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela, Tanyaku pada Tuhan, Peluklah Aku Tuhan, Kau Ajari Aku untuk Berliterasi, Selamat Pagi Pendidikan, hingga Sajak untuk Anakku, pembaca akan menemukan kedekatan emosi yang tulus dan sangat manusiawi. Ada kerinduan seorang anak kepada ayahnya, doa-doa yang lirih, kegelisahan akan kehidupan, hingga cinta yang tumbuh dalam kesederhanaan sehari-hari.
Buku ini juga memperlihatkan bagaimana profesi guru tidak hanya melahirkan ilmu, tetapi juga kepekaan rasa dan kedalaman makna. Karena itu, puisi-puisi di dalamnya terasa jujur, hangat, dan dekat dengan pengalaman banyak orang. Bahasa yang digunakan sederhana, tetapi sarat simbol dan refleksi yang membekas di hati.
Sepotong Bulan Bertengger di Balik Jendela cocok dibaca oleh pecinta sastra, penikmat puisi reflektif, pendidik, maupun siapa saja yang tengah mencari ketenangan dan makna di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan teman sunyi yang menemani pembaca memandang hidup dari sisi yang lebih peka dan mendalam.
Karena terkadang, di balik jendela yang sunyi dan malam yang panjang, ada sepotong cahaya yang diam-diam mengajarkan kita cara bertahan, mencintai, dan pulang pada diri sendiri.